BNN Jateng Ringkus 2 Pelaku Pembawa Sabu 800 Gram

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 800 gram yang disembunyikan dalam sela-sela sandal wanita. Pelaku terdiri dari dua orang.

Kepala BNNP Jateng, Agus Tri Heru Prasetya mengatakan, penyelundupan sabu-sabu di dalam hak atau sela-sela sandal wanita untuk mengelabuhi aparat dan petugas. Hal itu dilakukan guna lolos dalam pemeriksaan x-ray di bandara.

Menurut Agus Tri, penangkapan bermula dari tim intelijen BNN yang dapat informasi dari warga bahwa akan terjadi transaksi narkotika di patung kuda Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Lalu, tim bergerak cepat untuk menelusuri dan langsung menyergap kedua pria yang membawa dua pasang sandal yang didalamnya ada paket sabu-sabu.

“Kemudian kami geledah, ternyata benar dua buah paket sabu-sabu disembunyikan di hak sandal,” ungkap Agus Tri kepada Metro TV, Sabtu, 18 November 2017.

Salah satu pelaku berinisial DKS mengaku, dia diperintah seorang bernama Jaya Kusuma alias Sancai yang merupakan seorang narapidana di Lapas Pekalongan. Sekali mengirimkan paket barang haram tersebut, DKS bakal mendapat upah sebanyak Rp20 juta.

DKS juga merupakan residivis kasus pembunuhan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku bakal dijerat Pasal 114 (2) sub 112 (2) Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sering Begadang dan Lupa Mengenakan Tabir Surya? Ini Bahayanya

Banyak kegiatan yang tanpa Anda sadari sangat mempengaruhi kondisi kulit, khususnya di bagian wajah. Seperti mengabaikan kebersihan kulit wajah, tidur larut malam sampai melupakan tabir surya.

Efeknya memang tidak langsung terlihat, namun jika terus dilakukan tidak sampai di umur 30 kulit Anda akan menjadi keriput dan semakin kusam. Dilansir dari laman glamour.com, Jumat (17/11/2017) inilah kebiasaan buruk yang harus Anda hindari agar kulit wajah tetap terjaga dan terhindar dari penuaan dini.

1. Tidur dengan makeup

Tidur merupakan hal yang sangat penting untuk proses peremajaan sel kulit. Banyak yang mengetahui bahwa tidur yang baik bagi tubuh dan kulit adalah 8 jam per hari, namun hal tersebut akan sia-sia jika Anda tertidur dengan sisa makeup yang masih menempel di wajah.

Makeup yang tidak dibersihkan dan menempel di wajah dalam waktu yang lama akan menghambat peremajaan sel sehingga berisiko besar membuat iritasi dan kulit yang cepat keriput.

2. Melupakan tabir surya

Faktanya, tabir surya hanya bertahan dua jam. Ini artinya efek perlindungannya akan memudar seiring kegiatan yang Anda lakukan. Itulah mengapa penting untuk mengaplikasikan kembali tabir surya Anda sepanjang hari, jangan ragu untuk menggunakannya lagi setelah Anda ke luar ruangan.

3. Tidur Larut Malam

Tidur yang kurang tidak hanya menguras energi untuk beristirahat tapi juga kesehatan kulit Anda. Setelah terpapar polusi, dan kotoran seharian penuh, sel-sel kulit harusnya beristirahat untuk peremajaan atau perbaikan. Jika Anda melewati waktu tidur dan beristirahat, maka proses regenerasi sel tak akan berlangsung secara maksimal. Kulit pun akan terlihat lebih kusam dan nampak lebih tua.

Pistol Jenis Revolver yang Digunakan Helmi Menembak Istrinya

Dokter Helmi menenteng dua senjata jenis FN dan Revolver saat menembak istrinya, Letty Sultri, 46. Pistol jenis revolver lah yang digunakan pelaku menembak istrinya.

“Yang ditembakan ke istrinya, (dokter Helmi) pakai yang revolver,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi Minggu 12 November 2017.

Hendy mengatakan, total enam peluru yang melesat dari revolver Helmi. Namun, belum diketahui berapa total peluru yang bersarang. “Iya enam kali, kan revolver isi pelurunya enam,” kata Hendy.

Polisi saat ini masih menunggu hasil autopsi guna mengetahui total peluru yang bersarang di tubuh Letty. Termasuk, informasi lain yang sekiranya bisa didapat dari hasil visum. L “Kami belum terima hasil (autopsi),”

Helmi tega menembak istrinya, Letty yang juga berprofesi dokter. Insiden penembakan terjadi di Klinik Azzahra Medical Centre, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis 9 November, sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum terjadi penembakan, korban dan pelaku sempat cekcok di lokasi. Pelaku juga mengusir para calon pasien yang hendak berobat dengan menggunakan senjata api miliknya.

Dugaan sementara, pelaku nekat menembak istrinya lantaran tak mau dicerai. Helmi pun kini sudah mendekam ditahan di Polda Metro Jaya.

Helmi dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Polisi juga menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata api.

Sensasi Sarapan Layaknya Audrey Hepburn di Kafe Menggemaskan Ini

Sosok Audrey Hepburn identik dengan film yang dibintanginya bertajuk Braekfast at Tiffany’s. Karatkternya dalam film tersebut benar-benar menjadi ikon fashion hingga saat ini. Ada sebuah bagian film yang menggambarkan dirinya saat sedang sarapan dengan menu croissant dan kopi yang terlihat di atas meja. Sosok Audrey Hepburn juga mengenakan dress hitam dari rumah mode kenamaan Givenchy, kalung mutiara, serta tatanan rambut yang diangkat ke atas.

Breakfast at Tiffany’s menjadi film ikonis yang dibintangi oleh Audrey Hepbrun. Kini, Anda bisa mencoba sarapan layaknya san bintang di sini

Ads by AdAsia

Mungkin bagi sebagian dari Anda menginginkan merasakan santap sarapan di setting tempat pada film tersebut. Tapi kini, hal tersebut bukalah mimpi semata. Pasalnya, Tiffany & Co. telah membuka Blue Box Cafe di New Your pada 10 November 2017.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Cafe minimalis ini didominasi dengan nuansa warna turquoise pada dinding dan juga perlengkapan makan. Tak hanya itu, nuansa modern minimalis makin terasa dengan sentuhan nuansa perak dan putih.

Breakfast at Tiffany’s menjadi film ikonis yang dibintangi oleh Audrey Hepbrun. Kini, Anda bisa mencoba sarapan layaknya san bintang di sini

Tak hanya menyajikan dekorasi interior yang menggemaskan, namun menu makanan yang disajikan pun cukup beragam seperti menu sarapan kopi, croissant, avocado toast, truffled eggs, smoked salmon bagel dan menu makanan khas New York lainnya.

Penasaran ingin mencobanya, Anda bisa mengunjungi The Blue Box Cafe yang berlokasi di 727 5th Ave, New York, NY 10022.

Karena Sopir Mengantuk, Mobil Truk Terguling di Jalan Tol Ancol

Truk dengan nomor polisi AG 8076 UT terguling di dalam tol Ancol arah Pluit, kilometer 23.600. Akibat kecelakaan tersebut, lalu lintas Tol Ancol arah Bandara Soekarno-Hatta mengalami kemacetan.

Mobil truk yang membawa muatan tersebut menghalangi sebagian ruas jalan hingga tidak bisa dilalui oleh pengendara lain. Namun, saat ini mobil truk tersebut masih dalam penanganan petugas di lokasi.

“Masih penanganan petugas, tidak ada korban jiwa,” kata petugas TMC Polda Metro Jaya, Brigadir Helmi saat dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu 11 November 2017.

Helmi juga mengatakan, saat ini pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Dugaan awal, kecelakaan tunggal tersebut disebabkan sopir yang mengantuk hingga truk lepas kendali.

“Sedang dalam penyelidikan petugas, sopir juga lagi dipriksa,” jelas Helmi.

GenPI NTB Akan Menghadirkan Pasar Pancingan di Lombok

Kendal Pasar Karetan yang dirancang Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Tengah menjadi model bagi komunitas GenPI dari daerah lain. Salah satunya, GenPI dari Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Namanya Pasar Pancingan. Namanya saja sudah pancingan, pasti berkaitan dengan pemancingan, kolam, dan ikan yang menjadi salah satu daya tarik atraksinya. Pasti seru,” ujar Jhe Ipul, Ketua GenPI Lombok Sumbawa, yang pekan ini berencana ke Pasar Karetan, Boja, Kendal.

“Tunggu tanggal mainnya ya! Yang pasti, harus Instagramable, banyak spot selfie, aneka macam kuliner, tempat yang asyik, alami, dan banyak edukasi,” ucap Jhe.

Ia mengajak masyarakat untuk mengikuti terus informasinya di Instagram @GenPILombokSumbawa dan Twitter @GenPINTB.

Sebagai informasi, GenPI NTB adalah komunitas Generasi Pesona Indonesia pertama yang dulu dibentuk untuk mempopularkan Wisata Halal atau Family Tourism di NTB. Mereka berhasil membawa Lombok memborong banyak penghargaan dari World Halal Tourism Awards selama dua tahun.

GenPI NTB juga sudah banyak pengalaman dalam membuat berbagai kegiatan seperti kuliner, blogger camping, famtrip, dan media partner.

Jhe mengatakan, Pasar Pancingan akan berhasil juga berkolaborasi dengan prinsip Pentahelix, Academician, Business, Community, Government, dan Media (ABCGM).

“Kami adalah community dan media sosial. Pemprov NTB juga hampir pasti setuju, tinggal menggandeng pelaku bisnis dan intelektual kampus,” kata dia.

Koordinator GenPI Nasional, Mansyur Ebo, menambahkan, ada banyak kreasi pasar yang sedang dipersiapkan. Semua berbasis pada atraksi pariwisata, untuk memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi.

“Kami selalu menggabungkan nature alam, culture atau budaya, dan dikombinasi dengan manmade,” ujarnya.

Pasaran adalah bentuk kopi darat atau offline komunitas netizen dan masyarakat umum yang tematik. Anak muda zaman “now” tidak mau yang biasa-biasa saja. Semua harus punya cerita, asyik di foto, dan kreatif.

“Mereka maunya berlama-lama nongkrong, seperti di cafe, asal jaringan telekomunikasinya bagus,” ucap Mansyur.

Pada Minggu (12/11/2017), jaringan telekomunikasi di Pasar Karetan Kendal sudah 4G. Lalu, disiapkan pula banyak colokan listrik, karena kebutuhan dasar mereka adalah komunikasi data.

“Jadi mereka bisa live FB, Facetime, Line dan lainnya,” ucap Mansyur, yang terus membangun GenPI dan GenWI untuk menggaungkan destinasi, event, dan kebijakan kepariwisataan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara, Esthy Reko Astuty, yang sempat hadir di Pasar Karetan, Minggu (5/11/2017), mengapresiasi semangat anak-anak muda dalam berkreasi. Menciptakan pasar-pasar dengan berbagai karakter, sesuai daerahnya.

“Seperti yang di Radja Pendapa Camp ini, menggabungkan antara adventure, nature, culture dan ada banyak sentuhan buatan atau manmade,” kata dia.

Penghayat Kepercayaan Minta Masyarakat Hentikan Diskriminasi

Komunitas masyarakat adat Karuhun Sunda Wiwitan menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) uji materi UU Adminitrasi Kependudukan. Kelompok penghayat kepercayaan berharap tidak ada lagi diskriminasi yang dilakukan masyarakat.

“Dengan segala kesadaran tidak boleh lagi ada diskriminasi. Kita sudahi dan cukupi cara pandang beragama kita,” kata Dewi Kanti salah satu pengurus penghayat kepercayaan Masyarakat Adat Karuhun Sunda Wiwitan kepada Metrotvnews.com, Kamis 9 November 2017.

Dewi mengungkapkan, kelompok penghayat kepercayaan banyak menerima diskriminasi dari pemerintah. Seperti ada pandangan stigma politik dan kekerasan sikologis.

“Berdampak pada kematian keperdataan. Ketika pintu masuk secara adminitrasi kolom KTP dikosongkan dan perkawinan adat tidak dicatat negara,” ujarnya.

Dampaknya, sangat terasa dalam kehidupan sosial masyarakat dan ekonomi kelompok penghayat kepercayaan. Hal ini, kata Dewi, melanggar dari sisi kemanusiaan. Padahal, dalam konstitusi dan dasar negara, menganut nilai-nilai ketuhanan yang maha esa.

Putusan MK, merupakan pelunasan hutang bangsa Indonesia terhadap konstitusi ketuhanan yang maha esa. “Kita lihat ini adalah hutang peradaban kemanusiaan yang harus segera kita lunasi bersama,” katanya.

Komunitas Masyarakat Adat Sunda Wiwitan berpusat di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ada 1000 jiwa penghayat kepercayaan Sunda Wiwitan di Kabupaten Kuningan.

Sebelumnya, MK mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 61 Ayat (1) dan (2), serta Pasal 64 ayat (1) dan (5) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk). Putusan ini berarti penghayat kepercayaan mendapatkan pengakuan negara dalam sistem administrasi kependudukan.

Permohonan uji materi dengan perkara 97/PUU-XIV/2016 itu diajukan Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba, dan Carlim. Para pemohon merupakan penghayat kepercayaan dari berbagai komunitas kepercayaan di Indonesia.

Tanggai, Sebuah Koleksi Fashion Bernapaskan Budaya Palembang

Sumber inspirasi dalam menciptakan sebuah karya bisa berasal dari mana saja. Seperti koleksi fashion yang dilansir oleh Happa yang bernapaskan budaya Palembang pada koleksi signature resort 2018 kali ini.

Rancangannya tersebut mengambil ide yang berasal dari tradisi Tanggai, yang merupakan sebuah tarian tradisional, sebagai simbol penghormatan dan ramah-tamah atas kehadirannya tersebut. Tarian tersebut jaya pada masa kerajaan kuno, saat Raja Syailendra menguasai Sumatera dengan mayoritas masyarakat beragam Buddha.

Selain sebagai simbol ramah tamah, Tanggai juga merupakan tarian untuk menyembah dewa Siwa. Tarian ini tak hanya menampilkan keindahan gerakan semata. Namun, cerita di balik setiap gerakan dalam tarian ini kaya akan makna yang mendalam akan keterbukaan dan toleransi yang kental. Akulturasi tersebut menginspirasi Happa untuk menyebarkan pengaruh positif melalui koleksi ini.

Koleksi fashion yang dihadirkan penuh dengan dinamika dengan pengaruh budaya China yang terwujud dalam koleksi busana penuh warna nan cantik. Aneka bahan yang digunakan pun semakin menambah kesan unik, permainan kain Blongsong, linen, satin, polyester dan jersey menjadi satu kesatuan rancangan yang apik.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Ragam motif dan detail yang sarat akan unsur seni semakin menambah cantik koleksi Tanggai dari Happa. Ada yang menarik dari rancangan ini, yaitu kolaborasi Happa bersama Rumah Tenun untuk mempersembahkan koleksi traditional-with-a-twist yang sarat akan makna dan pesan akan cinta sejati.

Koleksi yang dihadirkan penuh dengan dinamika dengan infusi budaya Cina yang terwujud dalam koleksi busana penuh warna nan cantik. Aneka bahan yang digunakan pun semakin menambah kesan unik. Permainan kain Blongsong, linen, satin, polyester dan jersey menjadi satu kesatuan rancangan yang apik.

Ragam motif dan detail yang sarat akan unsur seni semakin menambah cantik koleksi Tanggai dari Happa. Ada yang menarik dari rancangan ini, yaitu kolaborasi Happa bersama dengan Rumah Tenun untuk mempersembahkan koleksi fashion traditional-with-a-twist yang sarat akan makna dan pesan akan cinta sejati.

Tahun Depan, Ada Ratusan Juta Perangkat Android Berteknologi AR

Apple dikabarkan akan merilis headset Augmented Reality (AR) di tahun 2020. Google bergerak lebih cepat dalam mempopulerkan teknologi tersebut.

Seperti yang diketahui, Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) tahun ini menjadi salah satu inovasi teknologi yang gencar dikembangkan, meskipun belum populer karena harganya yang mahal. Google berjanji tahun depan mereka akan membuat teknologi AR lebih membumi, dilaporkan CNBC.

Seperti diketahui, teknologi AR dianggap lebih canggih dari VR karena teknologi tersebut menyatukan dunia nyata serta dunia digital. Jika teknologi tersebut semakin membumi, maka kesempatan bisnis atau memonetisasi dari teknologi tersebut semakin terbuka lebar.

“Tahun depan akan ada ratusan juta perangkat smartphone yang sudah mendukung teknologi AR. Saat ini kami sedang dalam tahap mendorong dan membantu para developer mengembangkan ekosistem serta teknologi AR tersebut,” tutur Google Vice President of Business and Operations Virtual Reality, Amit Singh.

Singh menuturkan pihak Google sejauh ini sudah berinvestasi cukup besar dalam memfasilitasi pengembangan AR untuk bisa dipergunakan di perangkat Android. Salah satunya adalah dengan merilis ARCore, sebuah layanan pengembangan AR untuk developer Android.

Pihak Google menjajikan hingga akhir tahun ini setidaknya ada 100 perangkat yang Android yang sudah mendukung fitur AR. Ketika layanan ARCore dirilis pada Agustus lalu layanan tersebut sudah bisa dipergunakan untuk pengembangan di perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy S8.

Menurut Singh, Google tidak mau hanya perangkat high-end yang bisa merasakan fitur tersebut. Sudah menjadi ciri khas Google mempopulerkan akses sebuah teknologi, sehingga dia ingin fitur AR juga bisa ditemukan di smartphone kelas menengah dan entry-level, setidaknya dalam dua tahun ke depan.

38 Cabor Asian Games Bakal Disiarkan Secara Langsung

Panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) memutuskan tidak akan menyiarkan langsung seluruh cabang olahraga (cabor). Dari total 40 cabor, mereka memilih 38 cabor untuk disiarkan secara live pada acara olahraga paling bergengsi di Asia itu.

Keputusan itu disampaikan oleh Direktur Broadcast INASGOC, Linda Wahyudi pada acara diskusi INASGOC dengan tema Broadcast Management di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Rabu 8 November.

“Dari 40 cabor, kami akan membuat produksi siaran langsung untuk 38 cabor dengan difasilitasi 427 kamera. Kualitas seluruh kamera itu adalah super HD 10-80 inch yang akan mereka sediakan,” ujar Linda.

Pada kesempatan itu, Linda menjelaskan dua cabor yang tidak disiarkan langsung, di antaranya bridge dan squash. Namun, ia memastikan dua cabor tersebut tetap akan ditayangkan di televisi dalam bentuk tayangan ulang alias highlight.

“Tetapi bukan berarti yang tidak live itu, tidak ada tayangannya. Nanti, kita akan menggunakan teknologi IMG agar bisa ditayangkan ke dalam highlight selama satu jam. Itu yang akan disebar ke seluruh dunia,” tutur Linda.

INASGOC tidak sendiri dalam mengerjakan produksi siaran langsung untuk ajang Asian Games 2018. Mereka bekerja sama dengan manajemen penyiaran asal Swiss, International Games and Broadcast Services (IGBS).

Sementara itu, perusahaan penyiaran asal Jepang, Dentsu menjadi pemegang hak siar Asian Games 2018. Mereka telah digandeng Olympic Council of Asia (COA). Nantinya, mereka akan membagikan hak siar kepada perusahaan penyiaran asal Indonesia, PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek).

Namun, Emtek tidak akan menyiarkan langsung 38 cabor yang sudah ditentukan INASGOC dan IGBS. Mereka hanya fokus pada cabor sepak bola dan bulu tangkis. Sedangkan hak siar cabor lainnya akan mereka bagikan kepada sejumlah televisi nasional.