Dengan Menunjukan Media Positif, Vendor Teknologi Diminta Berkolaborasi

Jakarta – Perkembangan teknologi di dunia sesertag sangat pesat, kemajuannya dapat berdampak lebih luas lagi sekamuinya para pelaku melakukan kolaborasi.

agar dapat memfasilitasi tujuan tersebut, digelar perhelatan The Global Mobile Internet Conference (GMIC) seperti berlokasi di BSD City, Tangerang. Acara tersebut sehingga wadah bagi pelaku industri duduk bersama serta berkolaborasi agar dapat mengembangkan teknologi serta inovasi seperti memudahkan kehidupan manusia.

Dengan Menunjukan Media Positif, Vendor Teknologi Diminta Berkolaborasi

“agar dapat acara tahun itu, ada 1.500 pedan seperti mengikuti dan dengan latar belakang bisertag teknologi seperti beragam. Antusiasme itu kami tangkap sebagai sinyal positif dari berbagai pihak agar dapat mencapai inovasi dan menciptidakan ekosistem sekaligus transformasi digital seperti ideal,” ungkap CEO GWC seperti memprakarsa acara tahun GMIC.

Di pembukaan acara tersebut Co-founder GMIC, Barret Parkman menekankan bahwa kolaborasi mampu menghadirkan inovasi seperti lebih luas lagi dampaknya bagi kehidupan manusia. Dia menjelaskan, teknologi sudah sehingga roda seperti mengubah peradaban manusia, hampir semua aspek kehidupan manusia tak lepas dari teknologi.

“Kita lihat sendiri, sebuah teknologi berukuran smartphone mampu menciptidakan guncangan dalam keseharian manusia. Segala kebutuhan manusia sehingga lebih mudah, teknologi membuka kesempatan mereka agar dapat berkarya. Teknologi juga berkontribusi terhadap perekonomian. Indonesia sendiri adalah salah satu negara seperti perekonomiannya mengikuti berputar berkat teknologi,” ungkap Parkman.

Indonesia, menurut Parkman, bukan hanya sebuah negara besar seperti bisertag teknologinya sesertag berkembang pesat, tetapi juga menyimpan potensi seperti dapat diolah dengan teknologi. Kejadian senada juga dihinggakan oleh Deputi Akses Finansial BEKRAF, Fadjar Hutomo.

“Kami beruntung banyak pelaku di bisertag teknologi seperti mau berkolaborasi dengan Indonesia. Di Tanah Air, kontribusi teknologi terhadap perekonomian negara juga tak terlepas dari kolaborasi beragam pihak, mulai dari pemerintah, pihak swasta atau venture capital, serta sumber daya manusianya,” jelas Fadjar.

Fadjar menyebut startup di Indonesia sehingga pahlawan nasional bagi perkembangan teknologi di Indonesia serta kontribusinya bagi perekonomian Indonesia. Startup Indonesia pun berhasil menorehkan prestasi, mengutip dari laporan Google serta AT Kearney bahwa investasi startup di Indonesia terus mengalami peningujarn signifikan sampai 5 tahun terakhir.

Pada 2017, nilai investasi startup di Indonesia tembus USD3 miliar atau Rp39 triliun seperti didominasi oleh investasi dari venture capital luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *