Microsoft Menambahkan Daftar Negara yang Kebagian Peramban Edge

Microsoft meluncurkan Edge versi beta pada tahun lalu, dan kemudian tersedia untuk pengguna di negara terpilih. Selain Amerika Serikat, Microsoft Edge versi Android dan iOS belum diluncurkan secara di global.

Microsoft Menembahkan Daftar Negara yang Kebagian Peramban Edge

Pada awal minggu ini, Product Manager Microsoft Edge Sean Lyndersay mengumumkan bahwa Edge versi Android dan iOS telah diluncurkan di lebih banyak negara. Menurut Lyndersay, browser ini kini digulirkan di hampir seluruh pasar berbahasa Inggris dan Perancis.

Negara lain yang telah dicakup oleh browser Edge versi Android dan iOS ini juga termasuk Jerman, Austria, Portugal dan Brazil. Meskipun demikian, Edge versi perangkat mobile ini belum tersedia di seluruh dunia, sehingga konsumen masih harus menunggu hingga Microsoft menghadirkannya di App Store atau Play Store di negara mereka.

Selain itu, tidak terdapat perubahan baru pada aplikasi browser Microsoft Edge versi Android dan iOS ini, dalam hal fitur dan perbaikan. Microsoft saat ini diketahui meningkatkan frekuensi pengguliran update untuk Edge, sehingga pengguna disarankan untuk memeriksa toko aplikasi secara berkala.

Sementara itu, menurut survei yang Microsoft adakan, sebanyak 27 persen perusahaan di Indonesia telah memiliki strategi untuk melakukan transformasi digital. Sementara itu, sebanyak 51 persen responden mengaku bahwa mereka tengah mengembangkan strategi spesifik. Sebanyak 22 persen sisanya mengaku masih tidak memiliki strategi terkait transformasi digital.

Berdasarkan survei tersebut, Microsoft menyebut terdapat lima hal yang menjadi kendala perusahaan melakukan transformasi digital.

Kelima hal tersebut adalah keamanan, sumber daya manusia atau SDM, kesulitan mencari mitra perusahaan teknologi, kondisi ekonomi yang tidak menentu dan infrastuktur teknologi informasi yang kurang memadai, serta kurangnya regulasi dari pemerintah.

Sebelumnya, Microsoft turut menggulirkan fitur baru untuk Microsoft OneDrive for Business. Fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengembalikan file dari berbagai titik dalam kurun waktu 30 hari terakhir ini disebut dengan nama Files Restore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *