Suporter Tanah Air Kecewa di Istora Akibat Tiket Ludes

Antusiasme suporter Tanah Air membludak jelang final Indonesia Masters 2018, Minggu 28 Januari. Hal itu membuat Istora dipadati pengunjung dan loket tiket pembelian langsung ditutup sebelum laga dimulai.

Suporter Tanah Air Kecewa di Istora Akibat Tiket Ludes

Salah satu petugas keamanan loket, Sutarjo, memaparkan bahwa para pencinta bulu tangkis Tanah Air sudah mengantre sejak pukul 05.00 WIB. Padahal, loket tiket pembelian langsungnya baru dibuka pada pukul 09.00 WIB.

“Respons pengunjung pada final hari ini sangat luar biasa. Jika hari sebelumnya tiket tidak pernah habis, tapi sekarang semua tiket pembelian langsung sudah ludes sejak pukul 11.00 WIB,” kata Sutarjo menjelaskan lebih lanjut kepada medcom.id.

Sutarjo tidak mengetahui kuota tiket final yang dijual secara langsung. Namun katanya, jumlah tiket itu tidak dijual sesuai kapasitas tribun penonton yang mencapai 7 ribu kursi. Pasalnya, lanjut Sutarjo, ada beberapa tribun yang dikhususkan bagi tamu undangan dan para penonton yang membeli tiket via online.

“Kalau jumlah tiket yang dijual secara langsung saya kurang paham. Tapi, untuk pembelian online sudah habis dan ditutup sejak kemarin malam. Saat ini, pihak kami hanya menyediakan loket penukaran tiket online saja,” ujar Sutarjo.

“Kemudian ada tribun VIP juga yang diberikan kepada tamu undangan. Bisa lihat sendiri tadi, ada wakil Presiden dan Menpora yang datang. Kedatangan mereka tentu dibarengi para pengawalnya juga,” tambahnya

Ludesnya tiket partai final membuat para suporter kebingungan di sekitar area Istora. Bahkan, medcom.id mendapati ada salah satu pengunjung yang nekat menyuap Sutarjo untuk membantunya mendapatkan tiket.

“Ayo Pak (Sutarjo), bantu saya dapatkan dua tiket. Nanti saya tambahkan 50 ribu. Saya sudah terlanjur datang dari Bandung untuk nonton final Pak. Masa sudah sampai sini malah enggak bisa,” kata pengunjung itu kepada Sutarjo.

Aksi pengunjung itu hanya sebagian kecil dari bentuk upaya pencinta bulu tangkis Tanah Air untuk menyaksikan idolanya bertanding. Beberapa di antaranya ada yang mencoba merayu pengunjung lain dan rela membeli tiket dari calo.

Kekecewaan pengunjung bisa saja bertambah karena tidak ada layar besar di area Istora seperti yang biasa disediakan dalam event Indonesia Open. Jika sudah begini, artinya pengunjung harus pulang dan menyaksikan idolanya bertanding lewat televisi masing-masing.

Tiket Indonesia Masters hanya terdiri dari dua kategori, yakni VIP dan Kelas 1. Untuk semifinal dan final harga tiket Kelas 1 dipatok Rp150 ribu per lembar, sedangkan untuk VIP menjadi Rp300 ribu per lembar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *