Ternyata Virus Malware Membuat AS Rugi Sampai Rp1.000 Triliun

Kejahatan siber menyebabkan Amerika Serikat mengalami kerugian sebesar sekitar USD7 miliar (Rp94,9 triliun) sampai USD109 miliar (Rp1.477,9 triliun), Dewan Penasehat Ekonomi Gedung Putih memperkirakan dalam laporan yang dirilis pada hari Jumat.

Ternyata Virus Malware Membuat AS Rugi Sampai Rp1.000 Triliun

Mengutip komunitas intelijen Amerika Serikat, laporan tersebut menyebutkan bahwa pihak yang paling sering melakukan serangan siber pada AS antara lain Rusia, Tiongkok, Iran Serta Korea Utara, lapor Reuters.

Namun, serangan siber pada AS tidak hanya dilakukan oleh pelaku dari negara lain. Laporan itu menyebutkan, persaingan perusahaan, aktivis yang ingin memajukan agenda mereka Serta juga kejahatan terorganisasi juga merupakan penyebab terjadinya serangan siber di AS.

Laporan itu menyebutkan, usaha pihak swasta Serta masyarakat untuk melawan serangan siber akan berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto.

Pada hari Kami, Gedung Putih menyatakan Rusia bersalah atas serangan siber “NotPetya” tahun lalu, sama seperti pemerintah Inggris, yang mengutuk Moscow karena menyebarkan virus yang melumpuhkan sebagian dari infrastruktur Ukraina Serta mengacaukan komputer di berbagai negara di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *