Rekam 9 Momen Terbaik dalam 1 Foto Instagram, Begini Caranya

Sejak 2015, membagikan 9 foto terbaik di Instagram Anda seolah menjadi tradisi akhir tahun. Sama seperti dua tahun sebelumnya, tahun ini tampaknya tradisi yang sama masih akan berlanjut. Bagaimana cara membuat kolase dari 9 foto terbaik Anda di Instagram?

1. Akses situs 2017bestnine

2. Pastikan akun Instagram Anda tidak privat
Satu hal yang harus diingat, Anda harus membuat akun Instagram Anda bisa diakses semua orang alias public. Jika akun Anda terkunci alias bersifat privat, maka Anda tidak akan bisa membuat kolase 9 foto terbaik.

3. Masukkan nama akun Instagram Anda
Tunggu beberapa waktu hingga situs selesai memproses foto-foto yang Anda. Sembilan foto terbaik ditentukan oleh banyaknya Likes yang Anda dapatkan.

4. Bagikan foto
Di bagian bawah kolase foto, Anda bisa langsung membagikan foto-foto terbaik Anda tersebut. Menariknya, Anda juga bisa memilih opsi “Photo only version”.

Seperti namanya, versi ini hanya akan menampilkan 9 foto terbaik yang pernah Anda bagikan tanpa statistik berapa jumlah Like yang Anda terima, dan berapa banyak post yang telah Anda unggah.

Kalahkan Siliwangi, Pacific Caesar Penuhi Target

Pacific Caesar memenuhi target memetik dua kemenangan pada seri pertama IBL 2017–2018. Pada pertandingan hari terakhir, Pacific berhasil menang 80-63 atas Siliwangi Bandung di GOR Sahabat Semarang, Minggu 10 Desember sore WIB.

Sebelumnya Pacific menang atas BSB Hangtuah dan kalah dari Pelita Jaya. Ini membuat Pacific berhasil memenuhi target dengan dua kemenangan pada seri pertama ini.

“Target kami terpenuhi. Apresiasi buat anak anak yang sudah bekerja keras,” kata pelatih Pacific, Kencana Wukir.

David Seagers kembali menjadi bintang dengan torehan 40 poin, 16 rebound dan tujuh assist. “Saya selalu berikan segalanya buat tim. Hari ini beberapa pemain meningkat. Kami menjalankan tugas dengan baik,” kata Seagers.

Dalam pertandingan tersebut, Pacific tidak diperkuat big man asingnya, Michael Fey. Akan tetapi, kondisi ini tak bisa dimanfaatkan Siliwangi.

“Saya sudah atur strategi agar big man kami, Donnavan Hastings untuk bermain di dalam paint area tapi tidak dilakukan. Dia malah lebih suka bermain outside,” keluh Ali Budimansyah, pelatih Siliwangi.

Budi mengaku kelemahan timnya terletak pada dua pemain asing. Hastings tidak jalankan pola permainan, Darnell Brown kalah bersaing dengan Seagers.

“Kami memang bermain buruk. Komunikasi di lapangan juga kurang bagus,” kata pemain Siliwangi, Kevin Moses Poetiray.

“Waktu persiapan memang mepet tapi tak boleh jadi alasan. Kami harus kerja keras,” pungkas Budi.

5 Kesalahan Menggunakan Uang yang Seringkali Anda Lakukan

Membayangkan hidup tanpa uang memang sulit, namun bukan berarti Anda bisa berlaku boros. Uang bisa menjadi penyebab utama dari rasa stres dan ketidakbahagiaan dalam sebuah hubungan.

Dilansir dari mydomaine.com, Rabu (22/11/2017), berikut ini adalah beberapa kesalahan terbesar saat menggunakan uang yang masih sering Anda lakukan sampai sekarang. Penasaran?

1. Berlangganan sesuatu

Ketika melihat harga berlangganan satu aplikasi saja mungkin tidak akan terasa mahal, namun bagaimana jika digabungkan dengan semua tagihan Anda selama satu bulan penuh? Sebuha stidu yang diterbitkan dalam The Journal of Consumer Research menunjukkan ada keterputusan yang mengejutkan antara pengeluaran dan konsekuensi yang dirasakan saat Anda tidak menyerahkan uang fisik.

Menurut penelitian lainnya, orang yang menggunakan uang tunai lebih fokus pada biaya transaksi, sementara Anda yang menggunakan pembayaran tidak tunai lebih berkonsentrasi pada keuntungan pembelian.

2. Membuat tabungan kontribusi yang tidak realistis

Dampak tidak berhemat akan mempengaruhi masa depan Anda, yang juga merupakan sumber stres dan kecemasan luar biasa. Dalam sebuah studi, 29 persen wanita mengakui bahwa menabung untuk masa pensiun merupakan sumber kecemasan finansial yang besar dan penyebab stres nomor satu di Amerika.

Jika Anda merasa tertekan untuk mengurangi waktu dan menghemat tabungan, jadilah realistis terhadap kontribusi Anda dan buat dana darurat sesuai anggaran. Jualah beberapa barang yang tidak perlu untuk menghasilkan pendapatan atau uang tambahan.

3. Biaya yang tidak dapat dipertanggungjawabkan

Banyak orang cenderung meremehkan biaya dan gagal memeriksa akun secara teratur untuk memahami dampaknya terhadap saldo bank. Tinjau ulang biaya cetak yang dikeluarkan oleh bank dan lakukan penarikan uang sebisa mungkin, agar tidak melakukan transaksi menggunakan kartu debit.

4. Fokus pada masa sekarang

Keamanan finansial sejati mencakup perlindungan dan pertumbuhan pendapatan, bicaralah dengan profesional bagaimana seharusnya melindungi diri sendiri dari masalah tak terduga.

5. Buat simpanan untuk kesehatan

Generasi milenial merasa dirinya tidak akan mengalami kesehatan yang buruk, yang faktanya 63%-nya tidak memiliki cukup uang untuk menutupi keadaan darurat. Cobalah jangan melewatkan biaya atau simpanan kesehatan sebagai pertimbangan atau pilihan Anda.

Taman Safari Serius Perkarakan Pemberi Minuman Keras ke Binatang

Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, serius memerkarakan sejumlah pengunjung yang mencekoki minuman keras dua binatang koleksinya. Pernyataan ini menyikapi beredarnya video orang yang menyebut dirinya sebagai Duta Taman Sari Indonesia pada 3 Desember 2017.

Video itu diunggah @bukan.lambeturah dan telah ditonton hingga 39 ribu orang. Munculnya video ini mengingatkan kembali warganet atas kasus video pencekokan minuman keras oleh pengunjung. Video itu yang beredar pada 14 November lalu.

“Perlu kami tegaskan, terduga pelaku bukan merupakan duta dari Taman Safari Indonesia. Dan tidak pernah ada penunjukan atau pembicaraan mengenai hal tersebut,” demikian salah satu poin dalam keterangan pers Taman Safari Indonesia, Jumat, 8 Desember 2017.

Humas TSI Yulius H Suprihardo membenarkan adanya keterangan pers itu. “Ya, benar. Sikap kami seperti yang tertulis di dalam keterangan pers,” kata dia saat dihubungi Medcom.id.

Manajemen TSI telah membuat laporan pidana ke Kepolisian Resor Bogor pada 16 November lalu. Yulius mengatakan TSI akan menghormati proses hukum. “Laporan sudah masuk, kami tinggal menunggu perkembangan selanjutnya,” kata dia.

Yulius membantah telah ada upaya perdamaian antara TSI dengan terduga pelaku. “Pelaku memang sempat meminta maaf, tapi tak jelas meminta maaf ke siapa. Malah muncul lagi video soal duta Taman Safari itu,” kata dia.

Pada 14 November 2017 video yang diunggah akun @philipbiondi dan @alyccaaa sempat viral. Video itu memperlihatkan pengunjung TSI tengah bercanda dengan binatang.

Candaannya tak lucu. Mereka mencekoki kuda nil Afrika dan antelop jenis blackbuck asal India dengan cairan yang diduga minuman keras. Video memperlihatkan mereka memancing antelop mendekat menggunakan wortel kemudian menenggakkan botol berisi cairan merah ke mulutnya.

Untuk kuda nil, mereka menyiramkan cairan merah itu langsung ke mulutnya yang tengah menganga. Dalam setiap aksinya, tawa mereka terus berderai.

Dikunjungi per hari ini, akun @alyccaaa sudah tak bisa diakses. Sedangkan akun @philipbiondi masih bisa diakses walaupun menggunakan mode pribadi.

Video itu sempat diunggah ulang oleh akun @doniherdaru yang merupakan aktivis pemerhati binatang. Video yang diunggah ulang ini sempat ditonton 336 ribu orang hingga hari ini. Meski begitu, video itu sudah tak bisa diakses dan dikategorikan sebagai konten sensitif.

NusantaRun Bermimpi Go International

Christopher Tobing, salah satu founding fathers NusantaRun ingin ke depannya ajang lari ultra-marathon inisiasinya bisa naik ke level internasional. Memasuki Chapter 5, harapan itu semakin terlihat seiring banyaknya dukungan dan meriahnya peserta dari waktu ke waktu.

NusantaRun Chapter 5, bekerja sama dengan Indonesian Overseas Alumni, mengambil rute Purwokerto-Dieng. Total donasi yang diharapkan dari kegiatan sosial ini mencapai Rp2 miliar.

Hingga kini, sudah lebih dari Rp1 miliar terkumpul hingga menjelang pelaksanaan, pada 15-17 Desember 2017. Donasi masih akan dibuka hingga Januari tahun depan, sehingga target Rp2 miliar diharapkan bisa tercapai.

Christopher menceritakan, ide NusantaRun bermula dari ‘celetukan’ gila dirinya dengan Jurian Andika, salah satu founder Yayasan NusantaRun. Saat itu, keduanya ingin pulang kampung di Sumatra dari Jakarta dengan berlari.

“Awalnya saya dengan partner saya, Jurian, iseng saja ingin berlari ke Sumatra. Rencana sudah disusun, tapi kami mulai dengan berlari dari Jakarta ke Bogor dulu. Lalu, tercetus ide sekalian menggalang dana. Jadi kasarnya, kita ‘ngamen’ dengan berlari, tapi uangnya kita sumbangkan,” kata Christopher kepada awak media di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Desember 2013, setelah meminta bantuan teman-teman terdekat, terkumpul 50 pelari yang ikut serta. Target awalnya cuma Rp3,5 juta, namun hasilnya puluhan kali lipat, yakni sekitar Rp137 juta.

Terkejut dengan dana yang kumpul, tercetuslah ide untuk melakukan kegiatan serupa di tahun berikutnya. Langkah awal dibentuk Yayasan Lari Nusantara, dan NusantaRun kemudian dipilih menjadi nama kegiatan yang sudah memasuki edisi kelima.

Menariknya, penggiat di yayasan bersifat suka rela. Mereka rata-rata punya kesibukan seperti orang bekerja pada umumnya. Makanya, persiapan menggelar NusantaRun harus dilakukan jauh hari.

“Betul, jadi teman-teman di NusantaRun ini semua part-time voulenteer, kita bekerja seperti biasa dan melakukan meeting after office atau weekend saja,” kata Christopher melanjutkan.

“Persiapannya cukup lama, karena masing-masing orangnya juga punya kesibukan sendiri-sendiri. Kita mulai persiapan itu sekitar Februari atau Maret, tapi heavy-nya itu pertengahan tahun. Bulan Juli masuk masa-masa persiapan berat,” sambungnya.

Hingga jilid kelima, NusantaRun memang belum menggelar kegiatan sosial itu hingga keluar Pulau Jawa. Dengan etape yang berbeda tiap chapter-nya, NusantaRun ingin terus berpindah, dari satu kota ke kota lain sampai seluruh kota di Indonesia disambangi.

Lebih jauh, besar harapan Christopher dan rekan agar event ini bisa go-international, di mana peserta NusantaRun dari luar negeri ikut serta berlari dan menggalang dana.

“Misi terdekat adalah menyelesaikan Pulau Jawa dulu, lalu bisa lah kita ke luar Jawa. Pastinya saya ingin sekali, one day orang-orang luar negeri datang ke Indonesia ikut NusantaRun untuk menggalang dana. Tentu donasinya disumbangkan untuk kepentingan daerah,” tambah Christopher lagi.

Pejabat Qualcomm: 5G Seharusnya Dirayakan, dan Selesaikan Dulu Tantangannya!

Masa depan teknologi nirkabel memasuki fase baru dengan kehadiran System on Chip (SoC) Snapdragon 845 besutan Qualcomm. Pejabat Qualcomm percaya, setelah ekosistem IT siap mendukung kemampuan koneksi jaringan 5G, maka akan ada inovasi-inovasi IT di level berikutnya, yang akan mengubah bukan hanya kebiasaan bermain gawai, tetapi juga sisi kehidupan yang lebih besar . Ekonomi.

Saat presentasi dalam peluncuran Snapdragon 845 di Maui Hawaii, Qualcomm’s executive vice presiden, Cristiano Amon, menyebut kehadiran SoC ini akan mendorong gaya hidup baru masyarakat pengguna gawai.

Dengan sistem prosesor baru ini, selain karena koneksi yang lebih cepat, kemampuan artificial intelligence dan sisi imersi terkait extended reality, masuk ke level yang baru. Bisnis model baru akan bermunculan karena kemajuan telekomunikasi ini.

“Nanti di masa depan kita bisa berinteraksi dengan orang dari belahan dunia yang berlainan bahasa dengan penterjemah waktu nyata (real time),” kata Alex Katouzian, SVP and General Manager, Mobile Qualcomm Techonology Industries, Inc.

“Tetapi kalian di belakang sana yang bertugas sebagai penterjemah, kalian tetap akan dapat bekerja, kalian hebat,” Katouzian setengah bergurau. Ia menunjuk para penterjemah yang berada di barisan paling belakang di saf kursi hadirin Qualcomm Snapdragon Technology Summit 2017, Hawaii. Hadirin tertawa kecil.

Cristiano mengatakan selama ini ada bias mengenai generasi nirkabel, atau era nirkabel. Memang ada berbagai kekhawatiran muncul seperti, apakah ketika teknologi telekomunikasi jauh lebih canggih dari saat ini, lapangan kerja semakin sempit?

Teknologi telekomunikasi dengan kemampuan koneksi jaringan yang semakin cepat, perangkat yang semakin praktis, belum lagi inovasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang memungkinkan berbagai aplikasi baru muncul menurut Amon, era nirkabel di masa datang tidak perlu dikhawatirkan.

Dewasa ini berbagai bisnis model bermunculan karena transormasi yang terjadi pada teknologi jaringan. Dalam beberapa kasus memang ada lapangan kerja tak lagi relevan karena terganti ‘mesin’. Tetapi yang terjadi saat ini cukup memberikan gambaran. Bagaimana Uber dan aplikasi sejenis lain misalnya, justru membuat lapangan kerja baru. Padahal sebelumnya belum pernah terpikirkan. Dan ini terjadi karena jaringan yang semakin cepat.

Jaringan 5G yang sedang dipersiapkan, bila bisa diimplementasikan optimal akan mendorong berbagai usaha baru yang mungkin belum dapat kita bayangkan saat ini.

“Saya sudah berbicara dengan berbagai organisasi, di China dan lain-lain, dan saya percaya era nirkabel adalah penting buat ekonomi global. Ketika tranformasi dari 3G ke 4G, ketika Anda mempunyai infrastruktur yang mendukungnya, apa yang Anda lihat di Amerika, sebagai negara pertama yang mengaplikasikan 4G, kemudian diikuti China dengan skala yang luas. Banyak perusahaan yang melakukan pengembangan sehingga sekarang ada Instagram, Uber, dan yang lainnya, Whatsapp.”

“India adalah contoh yang paling tepat. Jika Whatsapp berhenti beroperasi, itu akan berkorelasi langsung pada GDP,” ujar Amon saat sesi tanya jawab dengan analis dan jurnalis dari Amerika Latin, India dan Asia Tenggara, di Qualcomm Snapdragon Technology Summit 2017, di Maui, Hawaii 7 Desember 2017. Hadirin menganggap ucapan Amon ini lucu sehingga tertawa.

“ Saya percaya negara atau wilayah yang melangkah mendukung infrastruktur, dan mendorong perusahaan terkait untuk kompetitif, saya kira bagi Brasil, India dan negara Asia lainnya, hal tersebut (era 5G) harus merayakannya,” katanya.

Namun, ada tantangan untuk melangkah menyambut era 5G. Spektrum harus tersedia, perangkat yang mendukung juga infrastruktur serta pembangunannya. “Dan di banyak kasus kita bicara soal regulasi pemerinta di mana pemerintah mengeluarkan peraturan fleksibel yang membolehkan operator untuk penemuan-penemuan dan menyediakan jaringan yang bisa mendorong industri dapat berkembang dengan jaringan 5G,” ujar Amon.

Surabaya Fever Sabet Gelar Juara Seri I Srikandi Cup

Surabaya Fever kembali menunjukkan superioritasnya pada laga final Seri I Srikandi Cup 2017-2018 yang berlangsung pada Minggu 3 Desember sore WIB di GOR Flying Wheel Makasssar, Sulawesi Selatan. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Merpati Bali dengan skor 67-48.

Kemenangan Surabaya Fever disertai dengan terpilihnya Natasha Debby Christalin yang didaulat menjadi pemain terbaik final Seri I Srikandi Cup lewat 22 poin, sembilan rebound, dua assist, dan tiga steal yang diraihnya.

Pada lima menit kuarter awal, Merpati Bali yang turun tanpa tiga pemain andalannya (Dita dan Ayu mengikuti test event 3×3, Lamia Rasidi Cedera di semifinal), sempat memberikan perlawanan untuk Fever yang datang dengan predikat juara bertahan musim kemarin.

Namun, lepas pada menit selanjutnya Fever mulai menunjukkan kelasnya. Menggunakan strategi dengan menurunkan dua pemain tingginya membuat tim asuhan Wellyanto Pribadi tersebut bermain seimbang baik saat menyerang maupun bertahan. Kurang tenangnya para pemain Merpati Bali juga turut andil, membuat mereka selalu melakukan banyak kesalahan. Bahkan dalam catatan statistik, 30 poin Fever dapat mereka ambil memanfaatkan kesalahan dari pemain Merpati Bali.

Angin kemenangan Surabaya Fever semakin terasa khususnya pada kuarter ketiga. Setelah sebelumnya pada dua kuarter awal mereka mampu menjaga margin kemenangan dengan kedudukan 35-25, pada dua kuarter terakhir mereka semakin nyaman dengan pola permainan yang diinginkan oleh Wellyanto Pribadi. Beberapa kali bola pemain Merpati Bali dapat direbut oleh Henny Sutjino dan juga Sumiati. Ditambah lagi center andalan mereka, Gabriel Sophia, berperan besar dalam urusan menjaga bola rebound (11 kali) ditambah 16 angka yang berhasil ia cetak, membuat Fever begitu nyaman di paint area Merpati Bali.

Dengan memaksimalkan skuat yang ada, Bambang Asdianto Pribadi mencoba memberikan perlawanan pada kuarter terakhir. Sayangnya pada kuarter sebelumnya (58-37) mereka tertinggal terlalu jauh. Meski pada akhirnya mereka harus mengakui keperkasaan Surabaya Fever, Bambang Asdianto Pribadi mengaku puas pada pencapaian anak asuhnya pada seri pembuka Srikandi Cup musim ini.

“Harus diakui tanpa Dita, Ayu, dan Mia kami sedikit timpang. Tapi itu bukan alasan mutlak. Kekalahan game kali ini selain karena pemain lawan mempunyai kedalaman pemain yang berpengalaman, kami kalah karena kesalahan sendiri. Banyak turnover yang menghasilkan poin bagi lawan. Tapi selalu ada sisi positif dari kekalahan ini, yaitu kami mampu beradaptasi dengan pemain yang ada. PR (pekerjaan rumah) kami selanjutnya mungkin menyusun pola serangan yang lebih baik lagi. Untuk pertahanan, sebenarnya para pemain saya sudah bermain bagus pada seri ini secara keseluruhan,” ujar Bambang Asdianto kepada awak media selepas pertandingan.

Di lain pihak, Debby yang menjadi pemain terbaik pada final kali ini, mengaku senang bisa memberikan kontribusi bagi tim barunya. Ia mengaku perannya di Surabaya Fever sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan saat ia masih berbaju Sahabat Semarang.

“Saya senang bisa meraih juara bersama tim baru saya musim ini. Memang di sini peran saya sedikit mudah karena sudah banyak teman (timnas) yang saling mengerti. Untuk seri berikutnya di Surabaya mendatang, kami semua tidak boleh lengah terhadap Merpati Bali. Tanpa Dita dan Ayu mereka mampu memberikan perlawanan kepada kami,” ujar Debby.

“Saya belum puas dengan pencapaian anak-anak. Masih harus benahi kekurangan mereka yakni pertahanan dan komunikasi. Merpati Bali bermain secara kolektif. Sementara kami menang pengalaman. Seri berikutnya kami harus kembali bekerja keras dan tetap mewaspadai kiprah Merpati Bali,” kata Wellyanto Pribadi.

Sementara itu, pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, Merah Putih Samator Jakarta akhirnya menang 58-55 atas Tenaga Baru. Michelle Kurniawan berhasil menjadi pencetak poin terbanyak bagi Samator (19 poin dan empat rebund), sementara kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mencetak double double pada pertandingan kali ini 21 poin dan 11 rebound.

Selanjutnya Srikandi Cup akan berlangsung di Surabaya pada akhir Januari. Tim Surabaya Fever akan bertindak menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri kedua nanti.

Sebagai informasi, setiap seri Srikandi Cup akan memainkan partai final. Delapan tim akan dibagi dalam dua grup di mana, dua tim teratas akan masuk semifinal.

BNN Amankan 13 Juta Pil PCC di Semarang

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 13 juta butir pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol). Barang siap edar itu ditemukan di pabrik yang berlokasi di Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, pabrik di rumah kontrakan itu memproduksi jutaan butir per pekan. Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap Djoni yang diduga pemilik pabrik. Selain itu, polisi juga menangkap pemodal yang bernama Sri Anggono asal Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Dengan produksi sebanyak itu, para pelaku mendapatkan uang besar dari hasil merusak generasi Indonesia. Keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp2,7 miliar per bulan,” kata Budi Waseso dikutip dari Antara, Selasa 4 Desember 2017.

Budi mengungkapkan, pabrik PCC itu sudah memiliki pasar sendiri. “Produk ilegal ini dipasarkan ke wilayah Kalimantan,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya membutuhkan pengintaian selama lima bulan untuk membongkar jaringan ini. Ia menyebut jaringan ini bukan pemain baru mengingat proses meracik dan produksinya sudah berpengalaman.

“Ini termasuk industri profesional. Ruang produksinya didesain kedap suara sehingga lingkungan sekitarnya tidak menyadari,” katanya.

Dilema Pengantin Baru: Pilih Honeymoon Mewah atau Beli Rumah?

Seperti pengantin baru pada umumnya setelah menikah kita tentu menginginkan menikmati indahnya bulan madu. Bahkan, saking ingin membuat bulan madu yang berkesan kita sudah memikirkan dan merencanakannya jauh-jauh hari. Namun, impian memang selalu lebih indah, segala keinginan tersandung kenyataan kalau keadaan finansial kita tak mendukung.

Ya, namanya saja akan tinggal berdua, tentunya kebutuhan akan semakin bertambah. Belum lagi pertimbangan soal keleluasaan yang tak akan didapat bila masih tinggal di rumah mertua. Kalau sudah begitu tentunya keputusan berada di tangan pasangan.

Jawabannya tergantung kepada diri Anda dan tentu harus diputuskan bersama pasangan, karena masing-masing pasangan memiliki skala prioritas berbeda-beda. Namun, membeli rumah memang lebih diutamakan karena selain kegunaannya, membeli rumah sama dengan berinvestasi dimana nilai jualnya akan terus melambung.

Pertanyaannya, bagaimana jika budget terbatas namun keinginan berbulan madu tak tertahankan?

Hasil riset jaringan waralaba real estate terbesar di AS mengungkapkan hampir 50 persen wanita mengatakan bahwa mereka rela menukar cincin pertunangan mahal mereka untuk dipergunakan uangnya sebagai uang muka rumah dan lebih dari 17 persen dari mereka telah melakukannya.

Riset lanjutan mengungkapkan fakta lebih mengejutkan, 60 persen wanita rela melupakan honeymoon atau bulan madu untuk menjadikan budget tersebut sebagai pembayaran uang deposit rumah. Dari riset tersebut dapat menjadi gambaran bahwa memiliki rumah lebih penting ketimbang mengalokasikan budget besar untuk waktu singkat.

Apa solusinya?

Menikah adalah komitmen, bila sebelumnya Anda sudah terlanjur menjanjikan bulan madu mewah kepada pasangan, tentu harus ditepati dan tentu Anda tak akan rela mengorbankan cincin tunangan, bukan? Tinggal di rumah mertua sementara bisa jadi solusi, Anda bisa mengumpulkan DP untuk membeli rumah dengan bantuan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika membeli properti secara kredit, antara lain:

Membeli rumah dengan angsuran terjangkau: Pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memberi kemudahan untuk mengangsur harga rumah dalam jangka waktu yang panjang, hingga 20 tahun lamanya. Anda bisa mengatur jumlah angsuran secara cermat dan tentunya terjangkau.

Suku bunga rendah: Besaran angsuran KPR yang Anda bayarkan setiap bulannya sangat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga yang dikenakan oleh Bank. Semakin rendah tingkat suku bunga KPR, semakin rendah angsuran per bulan yang Anda bayarkan.

Uang tabungan selalu tersedia: Karena tidak membeli tunai, maka tabungan dan aset pribadi lain tetap utuh. Dengan pengelolaan uang yang disiplin, Anda bisa terus menambah pundi-pundi tabungan.

Dilengkapi asuransi: Pembelian rumah lewat KPR juga biasanya dilengkapi dengan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran yang membebaskan Anda dari resiko tak terduga ketika mengangsur properti.

Bonafiditas hunian terjamin. Sebelum menjalankan kerja sama dengan Pengembang Perumahan (Developer), Bank terlebih dahulu melakukan analisa secara menyeluruh terhadap bonafiditas Developer serta kelayakan hunian yang dikembangkan, antara lain dari aspek legalitas, manajemen proyek, lokasi hunian, dan lain sebagainya. Dengan demikian hampir dapat dipastikan bahwa Developer yang telah bekerja sama dengan Bank sudah cukup bonafid untuk dipertimbangkan dalam pembelian properti.

Namun, dalam memilih KPR harus jeli, pastikan bank penyedia KPR adalah bank terkemuka yang berpengalaman mengelola urusan finansial, terutama produk KPR. Salah satu pilihan terbaik untuk solusi pembiayaan perumahan Anda adalah Mandiri KPR. Berbagai keuntungan spesial ditawarkan oleh Mandiri KPR kepada Anda, antara lain Suku Bunga Spesial mulai dari 5,99% p.a. eff. fixed 1 tahun pertama dan 6,35% p.a. eff. fixed 2 tahun selanjutnya serta proses cepat dengan program Same Day Approval, syarat dan ketentuan berlaku.

Dengan berbagai benefit yang ditawarkan Mandiri KPR kepada Anda, keringanan angsuran serta kemudahan proses akan Anda dapatkan. Jadi, bulan madu impian dan rumah impian bisa Anda wujudkan.

Surabaya Fever Sabet Gelar Juara Seri I Srikandi Cup

Surabaya Fever kembali menunjukkan superioritasnya pada laga final Seri I Srikandi Cup 2017-2018 yang berlangsung pada Minggu 3 Desember sore WIB di GOR Flying Wheel Makasssar, Sulawesi Selatan. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Merpati Bali dengan skor 67-48.

Kemenangan Surabaya Fever disertai dengan terpilihnya Natasha Debby Christalin yang didaulat menjadi pemain terbaik final Seri I Srikandi Cup lewat 22 poin, sembilan rebound, dua assist, dan tiga steal yang diraihnya.

Pada lima menit kuarter awal, Merpati Bali yang turun tanpa tiga pemain andalannya (Dita dan Ayu mengikuti test event 3×3, Lamia Rasidi Cedera di semifinal), sempat memberikan perlawanan untuk Fever yang datang dengan predikat juara bertahan musim kemarin.

Namun, lepas pada menit selanjutnya Fever mulai menunjukkan kelasnya. Menggunakan strategi dengan menurunkan dua pemain tingginya membuat tim asuhan Wellyanto Pribadi tersebut bermain seimbang baik saat menyerang maupun bertahan. Kurang tenangnya para pemain Merpati Bali juga turut andil, membuat mereka selalu melakukan banyak kesalahan. Bahkan dalam catatan statistik, 30 poin Fever dapat mereka ambil memanfaatkan kesalahan dari pemain Merpati Bali.

Angin kemenangan Surabaya Fever semakin terasa khususnya pada kuarter ketiga. Setelah sebelumnya pada dua kuarter awal mereka mampu menjaga margin kemenangan dengan kedudukan 35-25, pada dua kuarter terakhir mereka semakin nyaman dengan pola permainan yang diinginkan oleh Wellyanto Pribadi. Beberapa kali bola pemain Merpati Bali dapat direbut oleh Henny Sutjino dan juga Sumiati. Ditambah lagi center andalan mereka, Gabriel Sophia, berperan besar dalam urusan menjaga bola rebound (11 kali) ditambah 16 angka yang berhasil ia cetak, membuat Fever begitu nyaman di paint area Merpati Bali.

Dengan memaksimalkan skuat yang ada, Bambang Asdianto Pribadi mencoba memberikan perlawanan pada kuarter terakhir. Sayangnya pada kuarter sebelumnya (58-37) mereka tertinggal terlalu jauh. Meski pada akhirnya mereka harus mengakui keperkasaan Surabaya Fever, Bambang Asdianto Pribadi mengaku puas pada pencapaian anak asuhnya pada seri pembuka Srikandi Cup musim ini.

“Harus diakui tanpa Dita, Ayu, dan Mia kami sedikit timpang. Tapi itu bukan alasan mutlak. Kekalahan game kali ini selain karena pemain lawan mempunyai kedalaman pemain yang berpengalaman, kami kalah karena kesalahan sendiri. Banyak turnover yang menghasilkan poin bagi lawan. Tapi selalu ada sisi positif dari kekalahan ini, yaitu kami mampu beradaptasi dengan pemain yang ada. PR (pekerjaan rumah) kami selanjutnya mungkin menyusun pola serangan yang lebih baik lagi. Untuk pertahanan, sebenarnya para pemain saya sudah bermain bagus pada seri ini secara keseluruhan,” ujar Bambang Asdianto kepada awak media selepas pertandingan.

Di lain pihak, Debby yang menjadi pemain terbaik pada final kali ini, mengaku senang bisa memberikan kontribusi bagi tim barunya. Ia mengaku perannya di Surabaya Fever sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan saat ia masih berbaju Sahabat Semarang.

“Saya senang bisa meraih juara bersama tim baru saya musim ini. Memang di sini peran saya sedikit mudah karena sudah banyak teman (timnas) yang saling mengerti. Untuk seri berikutnya di Surabaya mendatang, kami semua tidak boleh lengah terhadap Merpati Bali. Tanpa Dita dan Ayu mereka mampu memberikan perlawanan kepada kami,” ujar Debby.

“Saya belum puas dengan pencapaian anak-anak. Masih harus benahi kekurangan mereka yakni pertahanan dan komunikasi. Merpati Bali bermain secara kolektif. Sementara kami menang pengalaman. Seri berikutnya kami harus kembali bekerja keras dan tetap mewaspadai kiprah Merpati Bali,” kata Wellyanto Pribadi.

Sementara itu, pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, Merah Putih Samator Jakarta akhirnya menang 58-55 atas Tenaga Baru. Michelle Kurniawan berhasil menjadi pencetak poin terbanyak bagi Samator (19 poin dan empat rebund), sementara kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mencetak double double pada pertandingan kali ini 21 poin dan 11 rebound.

Selanjutnya Srikandi Cup akan berlangsung di Surabaya pada akhir Januari. Tim Surabaya Fever akan bertindak menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri kedua nanti.

Sebagai informasi, setiap seri Srikandi Cup akan memainkan partai final. Delapan tim akan dibagi dalam dua grup di mana, dua tim teratas akan masuk semifinal.