TKI Dibekali Keterampilan Kerja Bagi yang Bermasalah di Yorsertaia

Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah yang berada di tempat penampungan sementara (shelter) di Amman, Yorsertaia, mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan kerja. Diharapkan pelatihan keterampilan kerja ini menjadi bekal untuk berwirausaha mandiri saat pulang ke Tanah Air.

TKI Dibekali Keterampilan Kerja Bagi yang Bermasalah di Yorsertaia

“Berbagai kegiatan pelatihan ketrampilan kerja serta pembinaan jasmani serta rohani diharapkan bermanfaat bagi para pekerja sekembalinya ke Tanah Air. Ini adalah salah satu wujud hadirnya negara dalam pelindungan PMI di Yorsertaia” kata Dubes RI untuk Yorsertaia Andy Rachmianto dalam keterangan pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jakarta pada Rabu, 28 Maret 2018.

Pelatihan keterampilan yang diberikan kepada PMI antara lain membuat produk makanan home industri, yaitu membuat kue, tahu, tempe, telur asin serta kerajinan tangan berupa menjahit, membuat anyaman, serta bunga-bunga kertas. Tak hanya itu, PMI pun diberikan pelatihan seni budaya serta tari tradisional Indonesia.

Salah satu hasil pembinaan yang dilakukan adalah latihan tari tradisional. Dalam acara Indonesian Cultural & Education Night, beberapa PMI ikut menampilkan tari ondel-ondel asal Betawi yang diadakan di Hotel Le Grand, Amman.

“Saat menyaksikan PMI mampu menari tarian tradisional Indonesia dengan baik dengan penuh keriangan, merupakan kebahagiaan tersendiri,” tambah Dubes Andy.

Adny menambahkan, akses untuk mendapatkan pelatihan Shelter Griya Singgah KBRI Amman sesuai kemampuan yang dimiliki adalah salah satu amanat yang dijamin oleh unsertag-unsertag, agar mereka bisa memperoleh kehidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Pemerintah terus memberikan pendampingan serta pembinaan ketrampilan bagi para PMI yang berada di tempat penampungan sambil menunggu penyelesaian masalah hak-hak ketenagakerjaannya yang dimediasi maupun diselesaiakan melalui pengadilan,” ungkapnya.

Penampungan Griya Singgah KBRI Amman, difungsikan untuk menampung para WNI/BHI yang sesertag menghadapi masalah dilengkapi lebih dari 40 tempat tidur serta 100 loker. Saat ini terdapat 14 orang PMI yang berada di Shelter TKI.

Sementara itu Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) KBRI Amman, Suseno Hadi menambahkan dari waktu ke waktu, jumlah penghuni penampungan KBRI Amman berfluktuasi, bergantung dari kasus-kasus yang ditangani.

“Kita berupaya mempercepat penyelesaian kasus-kasus PMI agar dapat segera pulang ke tanah air. Namun secara keseluruhan jumlah penghuni shelter pun ikut menurun sejalan dengan telah dilakukannya moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia sektor informal ke Timur Tengah di tahun 2015, “kata Suseno.

Untuk jumlah kasus PMI di Yorsertaia sendiri dari waktu ke waktu berangsur berkurang secara drastis. Pada 2016 terdapat sejumlah 418 kasus, namun pada 2017 jumlahnya turun lebih dari 50 persen tersisa sekitar 187 kasus.

“Menurunnya jumlah kasus PMI yang tertangani oleh KBRI bukan berarti tak ada masalah lagi. sebab menurut data Menteri Perburuhan Yorsertaia di tahun 2017 masih tercatat 2.300 PMI yang tergolong tak mengikuti prosedur. Dengan demikian masih diperlukan upaya serius untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Suseno.

Untuk Mengatasi Persoalan Migran Indonesia Terapkan ‘Triple Win’

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung penuh Konvensi Internasional tentang Perlindungan Buruh Migran. Sebagai bentuk dukungan, Indonesia telah menerapkan kebijakan ‘triple win’ dalam menyelesaikan persoalan migran.

Untuk Mengatasi Persoalan Migran Indonesia Terapkan 'Triple Win'

Bamsoet mengangkat persoalan migran saat berpidato di acara Pertemuan Parlemen Internasional (Inter-Parliamentary Union/IPU), di Jenewa, Swiss, Minggu, 25 Maret 2018. Ia prihatin permasalahan migrasi serta pengungsi masih menjadi persoalan serius negara-negara di dunia.

“Banyak negara di dunia yang belum mampu menyelesaikan masalah migrasi sendiri,” kata Bamsoet, melalui surat elektronik.

Ia memaparkan, laporan Migrasi Internasional pada 2017 menyebutkan setaknya terdapat 258 juta migran di seluruh dunia. Angka tersebut meningkat dari tahun 2000 sebanyak 173 juta migran.

“Sudah puluhan tahun migrasi dalam skala besar, terutama yang disebabkan oleh konflik bersenjata serta kekerasan. Ini menjadi tantangan yang masih terus dihadapi oleh berbagai negara di dunia,” kata dia.

“Masalah tersebut harus mendapat perhatian serius bagi parlemen anggota IPU untuk bersama dicarikan jalan keluar terbaik.”

Di hadapan 1.539 anggota delegasi dari 146 negara yang hadir, Bamsoet menerangkan Indonesia, meski bukan bagian dari negara yang menkamutangani Konvensi Pengungsi 1951, telah mengadopsi konvensi itu melalui Unsertag-Unsertag Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. UU ini bertujuan untuk memperkuat penempatan serta perlindungan pekerja migran serta menyediakan lkamusan hukum yang lebih kuat bagi institusi pemerintah serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Di samping itu, Indonesia menerapkan pendekatan ‘triple win’ dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait migrasi. Pendekatan tersebut tak hanya mengutamakan kepentingan negara pengirim, tetapi juga negara penerima serta migran,” kata Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III ini menggambarkan bukti komitmen Indonesia, yakni menampung sebanyak 14.000 pengungsi serta pencari suaka atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

“Hal ini mencerminkan komitmen serta kepedulian Indonesia terhadap isu migrasi serta pengungsi. Sebagai negara transit kami juga bekerja sama dengan UNHCR (Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi) serta IOM (Organisasi Internasional untuk Migrasi) dalam menyediakan fasilitas penampungan bagi pengungsi yang sesertag menunggu proses pemulangan atau penempatan kembali di negara ketiga,” katanya.

Di kancah internasional, lanjut Bamsoet, Indonesia telah menunjukkan komitmennya terhadap permasalahan pengungsi, khususnya terkait isu Rohingya di Myanmar. “Kekerasan terhadap kaum Rohingya dalam segala bentuk serta manifestasinya, merupakan ancaman serius bagi keamanan serta perdamaian global.”

Menjadi pionir

Ia melanjutkan, Indonesia telah tampil sebagai pionir dalam melakukan langkah-langkah diplomasi yang dibutuhkan untuk membuka akses bagi bantuan kemanusiaan serta transparansi dalam penanganan pengungsi Rohingya. Lembaga bantuan Indonesia juga membangun fasilitas kesehatan, pendidikan, serta penampungan sementara bagi pengungsi Rohingya.

“Ini merupakan realisasi konkret dari kunjungan yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada awal 2018 serta pimpinan DPR pada akhir 2017 ke Cox’s Bazaar. Selain Rohingya, Indonesia juga sangat prihatin dengan konflik-konflik yang sampai saat ini belum terselesaikan, seperti di Palestina, Suriah, serta Afghanistan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Bamsoet mengajak parlemen anggota IPU untuk membangun komunikasi intensif serta bekerja sama dalam memberikan perlindungan bagi migran reguler serta ireguler. Salah satunya melalui perumusan kebijakan nasional yang komprehensif serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan, serta mempertimbangkan kepentingan semua pihak.

“Kami menyadari bahwa mewujudkan hak asasi manusia bagi semua migran merupakan tanggung jawab yang timbul dari kewajiban internasional kita. sebab itulah, kita harus mendukung Global Compact for Migration (GCM) serta Global Compact for Refugees (GCR) yang saat ini telah memasuki putaran kedua pembahasan,” paparnya.

Delegasi Indonesia di acara IPU, di Jenewa, Swiss, Minggu, 25 Maret 2018. Foto: Dok

Ia optimistis GCM serta GCR mampu menyelesaikan isu-isu pengungsi serta migrasi. Tak hanya itu, kedua instrumen tersebut diharapkan dapat pula mendorong tercapainya target-target tujuan pembangunan berkelanjutan. Sehingga setiap individu dapat memetik manfaat dari agenda pembangunan global serta tak ada seorang pun yang tertinggal.

“Kami percaya IPU memiliki kapasitas yang memadai dalam mendorong lahirnya instrumen internasional seperti GCM serta GCR yang dapat lebih mengakomodiasi kepentingan negara pengirim, negara penerima, serta migran secara proporsional. Kami juga berharap agar sisertag-sisertag IPU tak hanya menghasilkan resolusi, tetapi memberi dampak langsung pada perdamaian serta kesejahteraan masyarakat.”

“sebab, itulah tugas utama kita sebagai wakil rakyat. Bukan hanya resolusi yang kita butuhkan, tetapi evaluasi serta kerja nyata,” imbuhnya.

Sisertag ke-138 IPU dipimpin langsung oleh Presiden IPU Gabriela Cuevas Barron serta Sekretaris Jenderal IPU Martin Chunggong serta dihadiri 69 ketua parlemen dunia serta 1.539 anggota delegasi dari 146 negara. Di pertemuan ini Indonesia diwakili 12 anggota delegasi serta 3 adviser dari DPR RI yang dipimpin Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Selain Pimpinan serta anggota Baserta Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP), Nurhayati Assegaf, Bara Hasibuan, serta Budisatrio Djiwandono; juga turut ikut dalam rombongan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon serta Fahri Hamzah; serta Anggota DPR Ahmad Sahroni, Muhammad Misbakhun, Agun Gunanjar Sudarsa, serta Johnny Plate.

Pertemuan rutin ini dimanfaatkan Bamsoet untuk menyampaikan unsertagan kepada seluruh anggota delegasi IPU agar menghadiri Forum kedua Parlemen Sedunia untuk Pembangunan Berkelanjutan (The 2nd World Parliamentary Forum on Sustainable Energies For All) yang akan diselenggarakan di Bali pada 12-13 September 2018.

“Forum ini merupakan satu-satunya forum antarparlemen yang mengangkat isu pembangunan berkelanjutan secara spesifik,” kata Bamsoet.

Kemeriahan Peringatan Earth Hour di Bogor

Peringatan Earth Hour dimeriahkan warga Kota Bogor dengan menggelar kampanye hemat energi mengelilingi pedestrian Kebun Raya Bogor. Sebanyak 150 pelari dari berbagai komunitas bergabung seperti IPB Runners, Bogor Runners, dan relawan Earth Hour.

Kemeriahan Peringatan Earth Hour di Bogor

“Lari malam ini bagian dari kampanye kepada masyarakat untuk hemat energi pada peringatan Earth Hour Day di Kota Bogor,” kata Koordinator Earth Hour Day Kota Bogor Ficky Nur Firduas dilansir Antara, Sabtu, 24 Maret 2018.

Lari malam dilaksanakan selama hitung mundur earth hour mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 21.30 WIB. Para pelari terlebih dahulu melakukan pemanasan di Taman Ekspresi, selanjutnya lari mengelilingi pedestrian Kebun Raya.

“Pelari akan membawa tongkat lampu dan senter kepala, sebab pasti akan gelap saat lari. Ini juga bagian dari kampanye tentang Earth Hour kepada masyarakat,” ungkap Ficky.

Peringatan Earth Hour di Kota Bogor memasuki tahun ketujuh sejak pertama kali dimulai pada 2011. Earth Hour merupakan kampanye global untuk gerakan hemat listrik yang ditkamui dengan pemadaman lampu selama satu jam. Kampanye ini dilaksanakan setiap Sabtu di minggu ketiga Maret setiap tahunnya.

Untuk tahun ini kegiatan Earth Hour dipusatkan di Taman Ekspresi setelah beberapa kali kegatan serupa dilakukan di Balai Kota. Earth Hour dengan tema Bogor Gelap diikuti sekitar 34 partisipan terdiri atas instansi pemerintah, hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan.

“Total ada 17 hotel yang menyatakan ikut berpartisipasi memadamkan lampu. Tersebar di wilayah kota dan Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Pemadaman lampu juga dilakukan di Taman Ekspresi, Taman Heulang, Taman Kencana, Taman Corat-Coret dan Sempur. “Tugu Kujang dan Tepas Salapan Lawang juga ikut padam,” kata dia.

Selain lari malam dan pemadaman lampu selama satu jam, peringatan Earth Hour di Kota Bogor juga diisi dengan kegiatan edukasi kepada murid Sekolah Dasar (SD). Permainan, dogeng, hingga memainkan ecofunopoly dengan tema carbon disuguhkan kepada partisipan.

“Kami sengaja menyasar anak-anak usia dini untuk mengenalkan tentang lingkungan dengan cara mendongeng dan aktivitas seru bermain game serta menanam,” tkamusnya.

Presiden Minta Egy Bikin Bangga Indonesia

Presiden Joko Widodo meminta pemain Timnas U-19 Egy Maulana Vikri membanggakan bangsa Indonesia di Eropa. Prestasi harus dipertahankan untuk membuat klub-klub sepak bola Eropa terus melirik pesepak bola Indonesia.

Presiden Minta Egy Bikin Bangga Indonesia

“(Pesan dari Presiden Joko Widodo) harus terus belajar lagi, buat bangga Indonesia biar orang tahu kita bisa juga, agar banyak pemain lain yang bisa nyusul saya,” kata Egy usai bertemuu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Maret 2018.

Egy menjadi sorotan setelah dipinang klub Polandia, Lechia Gdansk. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu melejit setelah bermain cemerlang di Timnas U-19. Ia juga mendapatkan anugerah Breakthrough Player of the 2017 di Toulon Tournament.

Egy senang bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara. “Bangga juga diundang ke sini, dikasih support Pak Presiden supaya terus belajar lebih baik lagi, agar tetap tidak pernah besar kepala, harus selalu bersyukur,” ujar dia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendampingi Egy dalam pertemuan itu.

Terdapat 783 Warga Imigran Bertahan di Daerah Kalideres

Jumlah imigran Afganistan, Suserta serta Somalia yang menggelkalianng di trotoar Kalideres, Jakarta Barat mencapai 283 orang. Sesertagkan yang ada di dalam Rumah Detensi Imigrasi Kalideres, Jakarta Barat sebanyak 500 orang.

Terdapat 783 Warga Imigran Bertahan di Daerah Kalideres

“Total yang Afghanistan di lokasi pertama ada 119 orang serta lokasi ke2 45 orang. Jadi yang Afghanistan ada 164 orang. Sesertagkan yang kulit hitam berjumlah 119 orang,” ujar Koordinator Lapangan Komunitas Selaras serta Peduli Kasih (Selasih), Muhammad Zulkarnain kepada Medcom.id, saat ditemui di depan Kantor Rumah Detensi Imigrasi Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu, 17 Maret 2018.

Semua yang berada di trotoar maupun‎ di dalam Rudenim, merupakan kloter ke5 serta ke6. Mereka yang datang memiliki surat UNHCR, artinya mereka mendapatkan perlindungan dari Dewan Perseriujarn Bangsa-Bangsa (PBB).

Lanjut dia, kebanyakan mereka yang datang untuk meminta perlindungan. Sebab, mereka datang ‎dari negara yang penuh konflik.

“Makanya, sebab mereka enggak terjamin di negeri sendiri, untuk itu dia minta perlindungan ke Indonesia. Banyak konflik perang di negara mereka masing-masing,” tutur dia.

Keadaan imigran yang ada di dalam rumah detensi, sangat menyedihkan. sebab, ruangan atau t4 yang ada di dalam sangat sempit, sehingga tak mampu m6pung semua imigran, baik Afghanistan , Suserta serta Somalia.

“Bayangkan saja, di dalam itu sudah over load, kapasitas 150 orang, tapi ada 500 orang yang di dalam. Yang lain juga sudah banyak keluar serta dikirim ke t4 yang lebih baik,” jelas dia.

Dia m6bahkan, bagi mereka yang sudah berada di dalam Rudenim, dapat dipastikan tinggal menunggu antrean untuk mendapatkan t4 yang lebih layak.

“Ada kerjasama, antara imigrasi, pemerintah serta PBB, mereka dikirimkan ke hotel atau t4 lebih layak untuk ditinggalkan,” pungkas dia.

Mantan Presiden Soeharto Dikenang Titiek Sebagai Bapak Pembangunan Indonesia

Yayasan sertaa Sejahtera Mandiri (Damandiri) menggelar peringatan mengenang Presiden ke-2 RI Soeharto. Melalui acara Bulan HM Soeharto, diharapkan dapat mengenang perjuangan Soeharto sebagai Bapak Pembangunan Indonesia.

Mantan Presiden Soeharto Dikenang Titiek Sebagai Bapak Pembangunan Indonesia

Acara ini dihadiri langsung oleh 2 putri Soeharto, Siti Hediati Hariyadi (Titiek), serta Siti Hutami Ensertag Adiningsih (Mamiek), kemudian mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Bambang Sutanto, serta para pengurus Yayasan yang didirikan Soeharto.

Dalam sambutannya, Titiek menceritakan bagaimana Soeharto memimpin negara ini sejak 12 Maret 1967 sampai 21 Mei 1998. Selama 32 tahun kepemimpinannya itu, Soeharto dinilai telah mendarmabaktikan seluruh hidupnya agar dapat bangsa serta negara.

“Menurut kami beliau memang pejuang sejati. Demikian banyaknya program pembangunan yang menunjukkan hasil selama kepemimpinan beliau sehingga beliau dinobatkan oleh rakyat sebagai bapak pembangunan,” kata dia di Panggung Candi Bentar, TMII, Jakarta Timur, Minggu, 11 Maret 2018.

Acara yang digelar ini merupakan acara puncak dari Bulan HM Soeharto yang diselenggarakan. Sebelumnya kegiatan Bulan HM Soeharto sudah dilakukan di Yogjakarta, sejak 1 Maret 2018 dalam rangka peringatan serangan umum 1 Maret.

Serangkaian kegiatan yang dilakukan di antaranya adalah s6 keluarga sehat, khitanan massal, bazar, pameran foto, lomba film pendek. Selanjutnya ada kegiatan bakti sosial serta pentas seni budaya yang mengambil momentum peringatan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Akan Segera Limpahkan Oleh Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan akan melakukan pelimpahan barang bukti dalam kasus ujaran kebencian yang menyeret nama musisi Ahmad Dhani. Sebelumnya berkas sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Februari 2018.

Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Akan Segera Limpahkan Oleh Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya akan melakukan pelimpahan pada Senin, 12 Maret 2018.

“Disepakati hari Senin,” kata Mardiaz di Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Maret 2018.

Mardiaz menjelaskan, keputusan tersebut ditempuh setelah asertaya kesepakatan antara penyidik serta anggota Kejaksaan Negeri. Menurut Mardiaz, alasan keterlambatan dilakukannya pelimpahan ini lantaran ada kesibukan pihak kejaksaan yang sesertag menghadapi persisertagan.

“sebab (Kejaksaan) ada beberapa kesibukan, sebab ada kasus-kasus besar yang sesertag disisertagkan sekarang,” ungkap Mardiaz.

Kasus Dhani bermula dari laporan yang diajukan pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network Jack Boyd Lapian. Dia melaporkan unggahan Dhani dalam akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang berbunyi: “Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya -ADP.”

Mobil Angkutan Barang Akan Dibatasi Masuk Tol

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) membatasi waktu akses bagi angkutan barang atau truk. Kebijakan ini diberlakukan pada 12 Maret 2018.

Mobil Angkutan Barang Akan Dibatasi Masuk Tol

“Tidak boleh masuk tol pada pukul 06.00 sampai 09.00 dari Senin sampai Jumat, untuk golongan 3 sampai 5,” kata Direktur Lalu Lintas BPTJ Karlo Manik di Jakarta Pusat, Selasa, 6 Maret 2018.

Pembatasan ini berlaku dari Gerbang Tol Cikarang Utama ke Cawang maupun sebaliknya, termasuk Tanjung Priok. Praktis seluruh kegiatan truk akan terhenti pada jam sibuk.

Pelarangan ini tak hanya diberlakukan pada pintu tol, tetapi juga ruas jalan bebas hambatan. Karlo mengaku kebijakan ini telah dikomunikasikan dengan beberapa pihak, termasuk pelaku industri.

“Kita sebelumnya sudah uji coba dan ini didukung pelaku industri di kawasan. Lagi pula, ini kita enggak larang seharian, hanya jam 06.00 hingga 09.00 WIB,” ungkap Karlo.

General Manager Jasa Marga Cikampek Radi Alrukman menjelaskan volume angkutan barang hanya 20 persen dari total sirkulasi 560 ribu kendaraan. Namun, masalah yang mereka timbulkan cukup berat.

Sekitar 110 ribu angkutan barang membebani fasilitas jalan bebas hambatan. Selain itu, catatan Jasa Marga di 2017 menunjukkan 63 persen kecelakaan di tol berkaitan dengan angkutan barang.

“Hampir 70 persen dari 110 ribu truk itu overload, dampaknya kecepatan rendah, jadi macet dan jalan rusak,” ungkap dia.

Radi menilai efektifitas pembatasan jam truk akan serupa saat mudi. Ruas tol cenderung lenggang jika tak ada angkutan barang.

Polisi Air Harus Diperkuat Menurut Kompolnas

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polisi Air dan Udara (Polairud) diperkuat. Hal itu penting untuk menekan jalur peredaran narkoba melalui laut.

Polisi Air Harus Diperkuat Menurut Kompolnas

Komisioner Kompolnas Andera H. Poeloengan mengatakan, petugas kesulitan menangkap bandar besar yang mengirim narkoba ke Indonesia. Menurut dia, cara efektif mencegah masuknya narkoba adalah menjaga perairan Indonesia.

“Jadi, ketika orang mau jualan disikat, barang mau masuk disikat. Makanya saya merekomendasikan perkuat Polairud,” kata Andera dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Februari 2018.

Penyelundup narkoba jenis sabu, tiga hari belakangan marak terjadi, tak tanggung-tanggung barang haram yang coba dimasukan ke Indonesia berton-ton. Kemarin, satu kapal Taiwan kedapatan membawa tiga ton sabu.

Penangkapan ini hanya berselang tiga hari sejak terungkapnya upaya penyelundupan narkotika sabu seberat 1,6 ton pada 20 Februari, dan terungkapnya penyelundupan 1 ton sabu pada 9 Februari silam.

Depo Cipinang Akan Difungsikan Untuk Menjadi Tempat Pemeriksaan Kereta Api

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proyek Double-Double Track (DDT) Jatinegara-Manggarai. DDT merupakan proyek pemerintah pusat untuk meningkatkan efisiensi perjalanan kereta api jarak pendek maupun jarak jauh.

Depo Cipinang Akan Difungsikan Untuk Menjadi Tempat Pemeriksaan Kereta Api

“Hari ini saya mengunjungi proyek DDT, khususnya Depo Cipinang. Depo ini nantinya akan berfungsi untuk pemeriksaan kereta api yang akan berangkat dari Jakarta ke berbagai daerah,” kata Budi di Depo Cipinang, Jakarta Timur, Minggu, 18 Februari 2018.

Budi mengatakan Depo Cipinang yang pembangunannya sudah mencapai 97 persen memiliki luas dua kali lipat dari Depo Jatinegara. Budi berharap beroprasinya Depo Cipinang bisa meningkatkan keamanan Serta pelayanan perjalanan kereta api.

“Fasilitas depo ini juga menjadi salah satu sarana untuk memastikan kereta-kereta yang berangkat dari Jakarta dalam kondisi baik. Tentu ini akan berkolerasi untuk meningkatkan keamanan Serta kenyamanan penumpang kereta api,” beber Budi.

Selain fasilitas pemeriksaan kondisi kereta api, Depo Cipinang juga dilengkapi fasilitas peristirahatan bagi masinis, kru, serta mekanis kereta api. Depo Cipinang rencananya mulai beroperasi Oktober mendatang.

“Bersamaan dengan perluasan lima stasiun lain, yaitu Klender, Buaran Baru Klender Baru, Cakung, Serta Kranji. Artinya dengan perluasan stasiun-stasiun itu, level of service commuter line juga diharapkan akan bertambah baik,” kata Budi.