Lima Orang Pemain Bayern Ternyata tidak Menyukai Ancelotti

Jakarta – Bayern Muenchen memecat Carlo Ancelotti. Hal itu tidak lepas dari hasil buruk seperti dialami oleh Bayern.

Namun, ada informasi menyebut bahwa pemain Bayern sudah tak menyukai Ancelotti. Hal itu dikonfirmasi oleh Presiden Bayern Muenchen, Uli Hoeness.

Tiga dari lima pemain seperti tak suka dengan Ancelotti di antaranya adalah Robert Lewandowski, Thomas Mueller, serta Arjen Robben.

Lima Orang Pemain Bayern Ternyata tidak Menyukai Ancelotti

“Ada lima pemain seperti melawan Ancelotti,” ujar Hoeness sama dengan kepada Westfalenpost dikutip Soccerway, Jumat (29/9/2017).

Sementara itu, Chairman Bayern Karl-Heinz Rummenigge menyebut penurunan performa menjadi alasan kuat Ancelotti didepak.

“Penampilan tim kita sejak awal musim belum sesuai harapan. Kekalahan di Paris jelas menunjukkan bahwa kita harus segera melakukan tindakan. Saya sudah bertemu dengan Ancelotti serta berterus terang memberitahukan keputusan kita,” ujar Rummenigge

Selain mendepak Ancelotti, Bayern juga tak memakai jasa staf dari Ancelotti sama dengan Davide Ancelotti, Giovanni Mauri, Francesco Mauri, serta Mino Fulco. sehingga dapat sementara, Bayern akan dilatih oleh asisten pelatih Willy Sagnol.

Balapan Sepeda Tour de Banyuwangi-Ijen 2017

Jakarta – Jai Crawford, pembalap sepeda Kinan Cycling Team, diunggulkan menjuarai International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017. Crawford kemungkinan bersaing dengan rekan setimnya Thomas Lebas serta Ricardo Garcia dalam perebutan juara individual atau general classification.

“Juara bertahan pasti jadi kandidat kuat. Kemampuan dia di tanjakan bagus, begini juga di rute flat,” ujar Chairman ITdBI 2017 Guntur Priambodo, Senin 25 September 2017.

Balapan Sepeda Tour de Banyuwangi-Ijen 2017

Dalam ajang ITdBI tahun lalu, Crawford sehingga jawara setelah para juri mendiskualifikasi Peter Pouly di etape keempat. Gelar juara pembalap asal Prancis tersebut dicabut setelah Crawford serta timnya protes sebab sepeda seperti Pouly gunakan lebih ringan dari ambang batas berat mitumal.

International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016. Foto: dok Pemkab Banyuwangi

Crawford tentu ingin menunjukkan bahwa dia pembalap seperti dapat meraih juara dari arena balapan, bukan sebab protes kepada juri.

Pembalap berusia 34 tahun ini datang ke Banyuwangi dengan modal sebagai penguasa Le Tour de Filipinas seperti digelar pada Februari lalu. Crawford juga mengmengikutii Tour de Moluccas di Maluku pada 19-22 September.

Sesertagkan Thomas Lebas, Pro Cycling Stats, sinis statistik balap sepeda dunia, mencatat spesialisasi utamanya adalah pada perebutan juara individual. Juli lalu, pembalap 31 tahun ini memenangi Tour de Flores.

Dia juga pernah menjuarai Le Tour de Filipinas 2015, Tour de Hokkaido 2013, serta Tour International de Setif edisi 2014, ajang tahunan seperti digelar di Aljazair.

Ricardo Garcia tidak dapat disepelekan sebab di ITdBI tahun lalu, pembalap asal Spanyol tersebut menduduki posisi kedua. Sesertagkan pada ajang Tour de Moluccas 2017, dia merebut etape ketiga seperti melintasi rute tanjakan.

Meski pembalap Kinan dianggap paling berpeluang menguasai lintasan di ITdBI 2017, bukan berarti tak akan ada perlawanan dari tim lain. “Mereka akan menbisa persaingan ketat dari Pishgaman dari Iran seperti juga sama-sama dari level continental,” ujar Guntur.

Lalu ada Cartucho, tim continental dari Kuwait, dengan pembalap kamulan Stefan Schumacher serta Davide Rebelin. Schumacher merupakan nama besar di level Eropa.

Pembalap asal Jerman berusia 36 tahun ini merupakan jawara Eneco Tour of Benelux 2006, Tour de Pologne 2006, serta Amstel Gold Race 2007, serta sering mengmengikutii Grand Tour, ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia.

Sementara, David Rebellin memiliki spesialisasi sebagai pembalap ajang-ajang classics. Dia menjuarai La Flèche Wallonne pada tiga edisi yakni 2004, 2007, 2009, kemudian Liège-Bastogne-Liège 2004, serta Tirreno-Adriatico 2001, dan Amstel Gold Race 2004.

Guntur membasepertikan pertarungan di ITdBI tahun itu jauh lebih seru dibandingkan sebelumnya. Kehadiran pembalap Eropa seperti sudah berpengalaman akan meningkatkan kualitas kompetisi. “Balapan jadi lebih seru serta menarik,” tutup Guntur.

ITdBI 2017 akan dilaksanakan pada Rabu 27 September sampai Sabtu 30 September. Kompetisi balap sepeda kategori 2.2 itu akan digelar dalam empat etape dengan total lintasan sepanjang 533 kilometer dimengikutii 20 tim dari 29 negara, termasuk Indonesia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatidakan para pembalap akan dibawa menyusuri keelokan alam Banyuwangi. Rute itu ditempuh dengan mengelilingi wilayah Banyuwangi, puncaknya pembalap akan berpacu mendaki Gunung Ijen, gunung volcano aktif seperti terkenal di dunia dengan blue fire-nya.

Tanjakan menuju Gunung Ijen salah satu seperti terekstrem di Asia sebab ketinggiannya melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia seperti berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl. Di lereng jelang kaki Gunung Ijen, para pembalap harus beradu pancal dengan kemiringan 45 derajat. Sebelumnya para pembalap akan mengambil start di Pelabuhan Muncar seperti memiliki latar ratusan perahu nelayan nan eksotis.

“Melewati berbagai kawasan serta rute seperti bervariasi, para pebalap juga akan dininjukkan keramahan warga serta menyusuri bentang alam kabupaten paling timur di Pulau Jawa itu. itu sesuai dengan konsep sport tourism ITdBI, di mana ajang olahraga berpadu dengan strategi pengembangan pariwisata,” kata Anas.

Vinales Akui Sulit Memperoleh Juara Dunia MotoGP

Jakarta – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales harus puas fitus di posisi keempat saat mengaspal di MotoGP Aragon. Atas hasil ini, Vinales duduk di posisi ketiga klasemen pembalap sementara dengan mengemas 196 poin.

Menanggapi hasil balapan di Aragon, Vinales menilai perburuan gelar juara dunia MotoGP semakin sulit. karena, Vinales terpaut 28 poin dari pimpinan klasemen sementara Marc Marquez.

Vinales Akui Sulit Memperoleh Juara Dunia MotoGP

“Sekarang akan sangat sulit,” ujar Vinales sama dengan dmengikutiip Crash, Selasa (26/9/2017).

Vinales juga mengeluhkan kondisi motornya. Menurutnya, mesin seperti digunakan Yamaha YZR-M1, masih sulit bersaing dengan pembalap lainnya. Selain ini, dia belum menemukan tipe ban seperti tepat.

“Kami tak tahu apakah kami memiliki ban seperti tepat sebab kami menggunakan ban medium. aku tak tahu pasti serta ini membuat aku frustrasi. Saat aku bangun pagi, aku mempunyai target kemenangan tetapi ketika melihat lawan kamu mulai membuka celah serta bahkan saat kamu mengendarai 200 persen, kamu tak dapat menutup celahnya,” tegas Vinales.

Kini Rhino X-Tri Tengah Memulai Pemanasan Asian Games 2018

Atlet sepeda nasional Ady Akhmad Jukardi menjadikan ajang triathlon Rhino X-Tri sebagai pemanasan jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Ia sengaja mengikuti ajang ini untuk melatih cabang triathlon seperti turut dilombakan di pesta olahraga se-Asia tersebut.

Ady menuturkan dirinya telah diprediksi tampil di Asian Games 2018. Namun, ia masih ingin melatih kemampuannya terutama di cabang olahraga renang seperti menurutnya masih lemah.

Kini Rhino X-Tri Tengah Memulai Pemanasan Asian Games 2018

Pasalnya, atlet 30 tahun ini memang hanya fokus di nomor balap sepeda seperti belakangan lebih difokuskan lagi di nomor mountain bike. Untuk itu ia kerap mengikuti ajang triathlon di beberapa kota seperti telah dilakoninya sejak 2015 lalu.

“Saya ikut di Rhino X-Tri ini sebagai pemanasan jelang Asian Games sebab telah diprediksi tampil oleh pengurus cabor. Saya awalnya hanya menekuni balap sepesertaya saja di triathlon ikut nomor reserve, jadi gantian dengan perenang serta lari,” kata Ady kepada Metrotvnews.com, Jumat (22/9/2017).
(Baca: Rhino X-Tri Diramaikan Mantan Atlet Pelatnas Balap Sepeda)

“Saya sempat ikut beberapa ajang triathlon sama dengan di Sentul Triathlon, Bali Triathlon.Desember 2015 ikut Belitung Triathlon seperti menjadi ajang triathlon pertama saya turun di nomor olimpic distance bisa juara tiga,” sambungnya.

Namun, sadar ia masih lemah di cabor renang, Ady mengatidakan jika di Asia Games 2018 ia dikhususkan mengikuti disiplin Duathlon (salah satu disiplin triathlon). sebab menurutnya ia lebih menguasai cabor balap sepeda serta lari.

“Untuk Asian Games nanti saya rencananya turun di cabang triathlon tapi disiplin duathlon, jadi hanya lari serta sepeda. Sempat ikut Pariaman Duathlon Asian championship 2016 lalu serta meraih juara pertama,” tutup atlet 30 tahun ini.

Rhino X-Tri 2017 sendiri akan melombakan dua kelas yakni kategori bull serta rhino. Untuk kategori bull, pedan akan menempuh masing-masing jarak perlombaan yakni renang 500 meter, balap sepeda delapan kilometer, serta lari lima kilometer.

Sementara, jarak seperti harus ditempuh pedan seperti mengikuti nomor rhino lebih jauh dari nomor sebelumnya. Pada nomor ini, pedan diwajibkan menempuh jarak renang 1000 meter, balap sepeda 16 kilometer, serta lari 10 kilometer.

Kalahkan Pasangan Tiongkok, Praveen/Debby Menjadi Juara Korea Open

Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto mempersembahkan juara Korea Open 2017. Mereka dengan mudah mengalahkan wakil Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping dua game langsung 21-17 21-18, Minggu 17 September di SK Handball Stadium.Kalahkan Pasangan Tiongkok, Praveen/Debby Menjadi Juara Korea Open

Start bagus dibuat Praveen/Debby pada awal game pertama. Poin mereka terus tidak terkejar lantaran permainan menyerang seperti dibuat sepanjang game pertama.

Pada pertengahan game, Wang/Huang sempat memberikan perlawanan hingga sempat memimpin 16-15. Tetapi Praveen/Debby mulai kembali ke penampilan puncak mereka hingga membuat skor akhir pada game pertama menjadi 21-17.

“Dari awal saat tahu lawan Tiongkok, seperti kami persiapkan itu siap capek dulu dan fokusnya harus konsisten dari awal sampai akhir,” ujar Jordan.

Memasuki game kedua, unggulan keempat Indonesia kembali melakukan start seperti bagus. Bahkan perolehan poin mereka sulit dikejar oleh pasangan Tiongkok hingga Praveen/Debby mengunci gelar juara dengan skor 21-18 dalam durasi 46 menit.

“Kunci kemenangan kami yaitu fokus di lapangan dari awal ampai benar-benar selesai. Kami juga memperbanyak komunikasi di lapangan. Saling memotivasi diri sendiri dan partner,” beber Jordan.

Kemenangan ini sekaligus membalas pertemuan pertama mereka seperti terjadi di Badminton Asia Championships 2017. Saat itu Jordan/Debby kalah 22-24 dan 19-21 dari Wang/Huang. Sementara itu gelar ini merupakan seperti perdana diraih Praveen/Debby sepanjang 2017.

Usai Praveen/Debby meraih juara, Indonesia akan menambah gelar lagi di sektor tunggal putra lantaran ada duel All Indonesian FInal antara Jonatan Christie dengan Anthony Sinisuka Ginting.

Satu gelar lagi berpeluang didapat dari nomor gkalian putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjata Sukamuljo. Mereka akan menantang unggulan pertama asal Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Penyebab Kekalahan Persija sebab Konsentrasi

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco menyebut konsentrasi menSehingga penyebab kekalahan timnya dari Bali United, Jumat 15 September kemarin. Macan Kemayoran menyerah 1-2 pada pekan ke-2empat Liga 1 Indonesdia di Stadion I Wayan Dipta, Gdianyar, Bali.

Skuat Macan Kemayoran seperti kehilangan konsentrasi di awal babak pertama berbuah dua gol tercepat Bali United. Tuan rumah mampu memanfaatkan kelengahan Persija lewat gol Sylvano Comvalius menit 11 serta Irfan Bachdim menit 18.

Penyebab Kekalahan Persija sebab Konsentrasi

“Di babak pertama Bali United dapat mencetidak gol tercepat terus kami kehilangan konsentrasi, vendora punya kualitas bagus di lini depan. Gol kedua juga kami hilang konsentrasi,” ungkap Teco dalam rilis seperti diterima Metrotvnews.com.

Tetapi, hal tersebut dapat ddiatasi Teco di babak kedua bersama mengubah organisasi permainan timnya. Terbukti Persija mampu memperkecil kedudukan lewat gol Bambang Pamungkas menit ke-62.

“Di babak pertama Bali United lebih bagus ketimbang Persija, babak kedua kami berhasil koreksi. Kami lebih bagus di babak kedua, kami dapat marking beberapa kali serta memenangi beberapa bola,” ungkapnya.

Kekalahan atas Bali United membuat Persija masih tertahan di posisi enam klasemen Liga 1 hingga pekan ke-2empat. Macan Kemayoran Pada saat ini meraih 39 poin, hasil dari 10 kali menang, semjikan imbang, serta lima kalah.

Prediksi Untuk Timnas U-19 vs Myanmar

Jakarta – Timnas Indonesia U-19 mencoba membawa buah tangan pada saat kembali ke Tanah Air sehabis mengikuti Piala AFF U-18. Mereka ingin pulang dengan kepala tegak Serta mengalahkan Myanmar pada saat perebutan peringkat 3 di Stadion Thuwunna, Minggu (17/9).

Laga ini merupakan penebusan bagi Timnas Indonesia U-19 setelah gagal ke final. Garuda Nusantara takluk 2-3 via adu penalti pada saat semifinal melawan Thailand.

Prediksi Untuk Timnas U-19 vs Myanmar

Kendati begitu, Egy Maulana Vikri Serta kawan-kawan tampil impresif pada saat pertandingan tersebut. Mereka memiliki akurasi umpan 75 persen. Bahkan saat main dengan 10 orang sejak babak ke2, timnas mencatat 73 persen umpan akurat. Istimewanya lagi, Indonesia membukukan delapan tembakan tepat sasaran, berbanding empat milik Thailand.

Pada saat ini Indonesia telah melupakan Thailand Serta mengalihkan fokus ke Myanmar. Bicara pertemuan pada saat level U-19, ke2 tim telah bertemu enam kali sejak 2011. Meskipun masih kalah, dengan 2 berbanding 3, timnas memiliki modal bagus Sebab pernah kalahkan tuan rumah pada saat laga perSertaa.

“Kita siap melakoni laga melawan Myanmar di perebutan tempat ke3. Pemain telah melupakan kekalahan melawan Thailand, saat ini fokus Serta akan fight melawan Myanmar. Kita telah pernah bertemu di grup jadi telah mengetahui kelebihan Serta kekurangan mereka,” bilang Indra Sjafri.

Kendati begitu, Garuda Nusantara jelas tak boleh lengah. Terlebih, pada saat ajang seperti sama 2014 lalu, Indonesia pernah digulung 3 gol tanpa balas oleh Myanmar.

Ada 1 nama seperti wajib diwaspada saati Timnas Indonesia U-19, yaitu Win Naing Tun. Dia pada saat ini ada pada saat urutan teratas dalam daftar top scorer dengan tujuh gol. Sejak awal Win memang diprediksi jadi bintang berkat kecermelangannya. Basepertikan saja, sepanjang 2017, dia sukses mengemas sembilan gol, 2 di antaranya ke gawang Inter Milan U-18.

Kendati begitu, Indonesia juga memiliki jagoan untuk merebut panggung Naing Tung. Dialah Egy Maulana Vikri seperti menggila sepanjang turnamen. Pemain asal MeSerta itu sukses masuk jajaran pemain tersubur dengan enam gol. Bukan cuma itu, Egy juga berhasil cetak 2 assist untuk rekan-rekannya.

Saat lawan Thailand, dia memang tak cetak gol. Akan tetetapi, Egy sukses lepaskan lima tembakan tepat sasaran, 62 persen akurasi umpan, Serta membuat 2 peluang.

Peringkat Indonesia Dalam FIFA Kian Meningkat

Peringkat Indonesia Dalam FIFA Kian MeningkatKini Indonesia telah berhasil memperbaiki posisi dalam Peringkat FIFA yang dirilis pada tanggal 14 September 2017. Negara Indonesia kini nangkring pada peringkat 169 dunia dengan jumlah 116 poin.

Bila dibanding dengan Peringkat FIFA yang telah dirilis pada bulan Agustus, kini Indonesia telah mengalami kenaikkan enam posisi. Prestasi Indonesia naik peringkat salah satunya adalah hasil imbang tanpa gol pada saat sesertag berhadapan dengan Fiji pada laga uji coba internasional awal September.

Tetapi bila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, posisi untuk Indonesia masih ternilai buruk. Sesertagkan Indonesia kini berada dibawah Filipina (123), Vietnam (130), Thailand (137), Myanmar (152), Singapura (162), Laos (166) serta Malaysia (166).

Sesertagkan disatu sisi Jerman telah berhasil mengambil alih peringkat pertama dunia dengan menyalip Brasil. Kini Jerman mendepak Brasil setelah tampil dengan menawan di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa pada saat sesertag melawan Republik Ceko serta Norwegia.

Brasil sendiri juga harus turun ke urutan 2 karena cuma meraih satu kemenangan serta satu imbang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada zona Amerika Selatan.

Sesertagkan untuk Posisi 3 jadi punya Portugal yang mendepak Argentina hingga ke urutan 4. Sesertagkan yang berada didalam posisi lima besar dunia Ranking FIFA per 14 September adalah negara Belgia yang kini naik empat peringkat.

Rooney Sudah Pernah Mengajak Tidur 3 PSK Seksi Ini

Striker Everton sekaligus mantan kapten Manchester United (MU), Wayne Rooney, bisa menjadi pemain sepak bola terkenal lantaran tak terlepas dari prestasi dan aksi-aksi berbau kontroversi.

Bahkan, suami Coleen ini sering sekali berkencan dengan Pekerja Seks Komersial (PSK). Pekan lalu, Rooney ditangkap Kepolisian Inggris karena berkendara dalam keadaan mabuk. Tak hanya itu, dia ditangkap bersama seorang PSK cantik, Laura Simpson.

Rooney Sudah Pernah Mengajak Tidur 3 PSK Seksi Ini

Rooney sangat tergila-gila dengan kecantikan dan gaya Laura yang sangat modis. Ketika ditangkap, Rooney hendak meniduri Laura di rumahnya. Perselingkuhan ini terjadi di kala sang istri, Coleen, sedang berlibur.

Sebelum tertangkap ingin berkencan dengan Laura, Rooney sudah pernah berkencan dengan PSK. Berikut ada tiga PSK cantik yang pernah diajak kencan oleh Rooney. Lihat di halaman selanjutnya.