Tahun Depan, Ada Ratusan Juta Perangkat Android Berteknologi AR

Apple dikabarkan akan merilis headset Augmented Reality (AR) di tahun 2020. Google bergerak lebih cepat dalam mempopulerkan teknologi tersebut.

Seperti yang diketahui, Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) tahun ini menjadi salah satu inovasi teknologi yang gencar dikembangkan, meskipun belum populer karena harganya yang mahal. Google berjanji tahun depan mereka akan membuat teknologi AR lebih membumi, dilaporkan CNBC.

Seperti diketahui, teknologi AR dianggap lebih canggih dari VR karena teknologi tersebut menyatukan dunia nyata serta dunia digital. Jika teknologi tersebut semakin membumi, maka kesempatan bisnis atau memonetisasi dari teknologi tersebut semakin terbuka lebar.

“Tahun depan akan ada ratusan juta perangkat smartphone yang sudah mendukung teknologi AR. Saat ini kami sedang dalam tahap mendorong dan membantu para developer mengembangkan ekosistem serta teknologi AR tersebut,” tutur Google Vice President of Business and Operations Virtual Reality, Amit Singh.

Singh menuturkan pihak Google sejauh ini sudah berinvestasi cukup besar dalam memfasilitasi pengembangan AR untuk bisa dipergunakan di perangkat Android. Salah satunya adalah dengan merilis ARCore, sebuah layanan pengembangan AR untuk developer Android.

Pihak Google menjajikan hingga akhir tahun ini setidaknya ada 100 perangkat yang Android yang sudah mendukung fitur AR. Ketika layanan ARCore dirilis pada Agustus lalu layanan tersebut sudah bisa dipergunakan untuk pengembangan di perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy S8.

Menurut Singh, Google tidak mau hanya perangkat high-end yang bisa merasakan fitur tersebut. Sudah menjadi ciri khas Google mempopulerkan akses sebuah teknologi, sehingga dia ingin fitur AR juga bisa ditemukan di smartphone kelas menengah dan entry-level, setidaknya dalam dua tahun ke depan.

Inilah Ponsel 4 Kamera, Huawei Nova 2i

Huawei meluncurkan Nova 2i, smartphone yang diklaim menjadi smartphone pertama dengan 4 kamera.

Nova 2i memiliki layar yang cukup besar, yaitu 5,9 inci. Untuk membuat agar bodinya tidak menjadi terlalu besar, Huawei menerapkan desain bezel-less atau rangka tipis pada smartphone buatannya yang satu ini.

“Kami memahami apa yang penting bagi konsumen sekarang ini, dan hal tersebut mendorong kami menciptakan perangkat smartphone yang dipenuhi dengan fitur yang bermanfaat,” kata Country Manager, Huawei Devices Indonesia, Johnson Ma.

Untuk meluncurkan Nova 2i, Huawei bekerja sama dengan GND Imperium Perkasa. Dalam acara peluncuran di Grand Mercure Kemayoran, Product Manager GND Imperium Perkasa, Masagus Robin menjelaskan bahwa Nova 2i memiliki rasio layar 18:9, sama seperti smartphone unggulan LG, G6.

“Layar besar pada Nova 2i tidak hanya untuk melihat, tapi juga untuk multitasking,” kata Masagus. “Dengan layar 5,9 inci, Anda bisa lebih leluasa melihat konten dibandingkan dengan smartphone berlayar 5,5 inci.”

Dengan dua kamera di bagian depan, Nova 2i bisa digunakan untuk mengambil selfie dengan efek Bokeh atau bagian latar belakang yang mengabur. Sementara itu, Huawei juga melengkapi kamera belakangnya dengan dua lensa. Masagus menjelaskan, foto dengan efek Bokeh yang diambil dengan satu kamera tidak akan sebagus foto yang dihasilkan oleh dua kamera.

Masagus menjelaskan, dua kamera pada Nova 2i tidak hanya berfungsi untuk mengambil efek Bokeh. “Pengguna juga bisa ubah titik fokus,” katanya. Huawei juga melengkapi Nova 2i dengan Selfie Toning Light yang dijelaskan dapat mendeteksi keadaan untuk memberikan pencahayaan terbaik untuk selfie.

Untuk masalah spesifikasi, Nova 2i menggunakan prosesor buatan Huawei sendiri, yaitu Kirin 659. Smartphone ini sudah memiliki RAM 4GB yang dipadankan dengan memori internal 64GB. Huawei sudah menggunakan Android 7.0 Nougat untuk smartphone buatannya yang satu ini, dilapisi dengan EMUI 5.1.

Nova 2i tersedia dalam dua warna yaitu hitam dan emas. Smartphone ini sudah bisa mulai dipesan sejak hari ini sampai 10 November mendatang di Shopee. Untuk harga, Nova 2i dibanderol Rp3.999.000.

Kini Samsung Jual 23 Ribu Unit Galaxy Note 8 Setiap Harinya

Galaxy Note 8 telah tersedia di pasar Korea Selatan selama satu bulan, dan dilaporkan telah terjual sebanyak lebih dari satu juta unit hingga saat laporan tersebut dirilis.

Kini Samsung Jual 23 Ribu Unit Galaxy Note 8 Setiap Harinya

Samsung Galaxy Note 8 telah terjual sebanyak sekitar 23.000 unit setiap harinya di negara asal salah perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut. Hal ini membuat Galaxy Note 8 sebagai perangkat paling populer di Korea Selatan saat ini, dan mengindikasikan momentum yang kuat.

Di Korea Selatan, Galaxy Note 8 dipasarkan seharga satu juta KRW, atau sekitar USD979 (Rp13,2 juta). Selain warna Midnight Black, Orchid Gray, dan Deep Sea Blue, varian dengan kapasitas ruang penyimpanan 64GB berwarna Maple Gold akan meluncur di Korea Selatan.

Dengan langkah ini, Samsung berharap dapat menyaingi kehadiran iPhone 8 dan iPhone 8 Plus pada pasar lokal. Hal ini berpotensi memperlambat penjualan Galaxy Note 8, sebab Apple juga ingin mengganggu dominasi Samsung di Korea Selatan.

Samsung juga memutuskan untuk menghadirkan aplikasi ini pada seluruh ponsel Android 6.0 Marshmallow dan selanjutnya, setelah sebelumnya hanya dapat dimanfaatkan oleh smartphone karya Samsung, seperti pada lini Galaxy, serta Nexus dan Pixel.

Dikutip dari Forbes, desain smartphone yang diberi nama Samsung Galaxy X tersebut telah diajukkan ke pihak perlindungan hak cipta dan paten di negara asalnya, Korean Intellectual Property Office. Meskipun desain ini belum tentu menggambarkan desain utuh dari smartphone tersebut, setidaknya ini sudah menjadi data yang valid.

Xiaomi Siapkan Ponsel Selfie?

Xiaomi tampaknya akan meluncurkan satu seri baru di India. Kabar ini muncul dari unsertagan media seperti Xiaomi berikan. Smartphone baru dari Xiaomi ini diperkirakan rilis di India pada 2 November mendatang.

Xiaomi Siapkan Ponsel Selfie?

Menurut TechRadar, dari unsertagan seperti diberikan oleh Xiaomi, tampaknya perusahaan asal Tiongkok itu akan meluncurkan smartphone seperti mengkhususkan diri pada fitur selfie. Sasepertinya, belum ada informasi lain terkait smartphone seperti akan Xiaomi luncurkan itu.

Pada unsertagan media seperti Xiaomi kirimkan, terbisa ikon petir, sama sama dengan seperti muncul pada peluncuran MIUI 9. Rumor seperti beredar menyebut, Xiaomi mungkin akan meluncurkan MIUI 9 seperti disesuaikan khusus agar bisa pengguna India.

tak heran jika Xiaomi melakukan hal ini, mengingat India kini telah menjadi pasar smartphone terbesar kedua setelah Tiongkok. Berdasarkan cuitan dari akun resmi Xiaomi di India, mereka tak hanya meluncurkan MIUI.

Selain itu, dalam forum resminya, Xiaomi juga mengumumkan bahwa jajaran baru ini akan “dilengkapi dengan sesuatu seperti telah Anda tunggu-tunggu.” Apa seperti Xiaomi maksudkan saat ini masih menjadi rahasia. Saat ini, belum ada smartphone baru seperti Xiaomi luncurkan di Tiongkok. Ada kemungkinan, Xiaomi akan meluncurkan jajaran smartphone seperti sama sekali baru di India serta bukannya Tiongkok, sama sama dengan Mi A1.

Managing Director, Xiaomi India serta Global Vice President of Xiaomi, Manu Kumar Jain juga telah membuat cuitan bahwa “smartphone selfie terbaik” akan diluncurkan sebentar lagi.

Mendekati Pemesanan, Toko Online Apple Penuh Gambar iPhone X

Kian mendekati tanggal dimulainya program pre-order iPhone X, Apple menampilkan sejumlah gambar smartphone unggulan terbarunya terujar di situs toko online miliknya. Apple dilaporkan hanya menyediakan sebanyak 2 juta unit di tanggal peluncurannya pada 3 November mendatang.

Mendekati Pemesanan, Toko Online Apple Penuh Gambar iPhone X

Phone Arena melaporkan, program pre-order terujar akan dimulai pukul 3 pagi waktu Timur Amerika Serikat (EDT), hari Jumat, 27 Oktober besok. Dalam mempersiapkan acara ini, Apple telah memperbaiki toko online miliknya dengan menambahkan halaman seperti didedikasikan agar bisa iPhone X pertama dengan dukungan layar OLED.

iPhone X dengan versi ruang penyimpanan berkapasitas 64GB bisa dipesai seharga USD999 (Rp13,5 juta) pada hari Jumat mendatang, sementara varian berkapasitas 256GB akan ditawarkan seharga USD1.149 (Rp15,5 juta). Pemilik perangkat iOS mdel lama bisa memanfaatkan aplikasi Apple Store sebagai cara terbaik agar bisa memesan satu unit iPhone X.

Selain itu tidak hanya agar bisa pemilik perangkat iOS mdel lama, situs toko online, baik Apple maupun Best Buy serta operator seluler dinilai sebagai cara terbaik agar bisa memesan iPhone X. Sementara itu, Apple dilaporkan lebih menginginkan konsumen agar bisa membeli perangkat secara langsung di Apple Store pada tanggal 3 November mendatang, ketimbang memesan secara online,.

Pada tanggal terujar, seluruh Apple Store di seluruh dunia akan dibuka pada pukul 8 pagi waktu setempat, agar bisa mengakomodasi konsumen seperti ingin mencoba iPhone X sebelum memutuskan agar bisa membeli ponsel unggulan Apple terujar.

Sebelumnya, Apple mengonfirmasi telah mengakuisisi perusahaan pengembang teknologi pengisian daya nirkabel bernama PowerbyProxi, meski masih merahasiakan nilai transaksi seperti dikeluarkannya agar bisa memperoleh perusahaan seperti didirikan sejak tahun 2007 terujar.

Sementara itu, meski telah bekerja sama soal pasokan layar OLED, perseteruan Samsung serta Apple belum berakhir. Samsung kembali menggugat Apple terkait hak paten, yaitu soal desain sudut membulat pada smartphone. Tuntutan ini dilakukan oleh Samsung sebagai dampak dari kerugian hak paten seperti mereka terima hingga USD400 juta.

Go Online, Siapapun Bisa Akses Tesis Stpehen Hawking Soal Alam Semesta

Siapapun yang penasaran dengan teori tatanan alam semesta terbentuk karya seorang jenius Stephen Hawking kini bisadengan mudah membacanya secara online.

Dilaporkan oleh Mashable, tesis Stephen Hawking yang dibuat 50 tahun lalu dan tersimpan di University of Cambridge sudah bisa diakses oleh siapapun. Karya imiah Hawking sudah dimasukkan ke dalam sistem perpustakaan digital milik kampus tersebut.

Go Online, Siapapun Bisa Akses Tesis Stpehen Hawking Soal Alam Semesta

“Harapan saya, orang-orang bisa terinspirasi dari karya saya. Mereka tidak lagi memandangi kaki saja tetapi juga melihat ke atas, membayangkan posisi manusia di alam semesta dan meneliti lebih jauh lagi,” ungkap Hawking lewat sebuah pernyataan yang dibagikan.

Pihak kampus menyebutkan, karya Hawking yang dihasilkan pada tahun 1996 telah menarik banyak minat orang untuk mengaksesnya. Ada lebih dari 100 permintaan untuk mengakses karya fenomenal tersebut setiap bulannya. Bahkan beberapa bulan lalu ada lebih dari 100 permintaan untuk bisa mengunduh karya Hawking secara online.

Hawking sendiri akhirnya menyetujui untuk merilis karyanya dan bisa diakses secara online oleh siapapun tanpa terkecuali. Dia ingin agar para mahasiswanya juga melakukan hal yang sama, membagikan ilmunya termasuk para rekan-rekan seniornya, sebab kampus tersebut tercatat mewadahi 98 orang penerima penghargaan Nobel.

Perpustakaan University of Cambridge sendiri memang menyimpan banyak hasil karya jenius sepanjang masa, sebut saja karya-karya Isaac Newton dan Charles Darwin yang kini sudah bisa diakses secara online bagi siapapun.

“Siapapun dan kapanpun di dunia ini harus bisa mendapatkan akses gratis untuk karya-karya ilmiah terbaik selain milik saya. Tujuannya agar semua orang terinspirasi. Perlu diingat bahwa untuk menghasilkan karya-karya seperti itu dibutuhkan cara berpikir manusia di atas rata-rata,” ungkap Hawking.

Dia mengingatkan bahwa setiap generasi manusia yang ada saat ini bertumpu pada bahu generasi sebelumnya yang telah tiada. Hawking pun mengaku bangga ketika mengetahui bahwa ada banyak orang yang berminat untuk mengakses dan mengunduh karya terbaiknya.

Inilah Penampakan Tiruan iPhone X

Menjelang peluncuran iPhone X, telah muncul produk tiruan dari smartphone paling premium Apple tersebut. Engadget menemukan satu tiruan iPhone di bazaar elektronik Global Sources di Hong Kong.

Ponsel tiruan iPhone X itu dibuat oleh Hotwonder, perusahaan asal Shenzhen. Ponsel seperti dinamai Hotwav Symbol S3 ini merupakan ponsel Android kelas pemula seperti dibuat dengan bodi layaknya iPhone X. Akan tetapi “bezel” dari ponsel ini berwarna putih bukannya hitam.

Inilah Penampakan Tiruan iPhone X

Berbeda dengan iPhone X sebenarnya, Symbol S3 menggunakan layar 6 inci dengan resolusi 1.440 x 720. Bila Apple memotong layar OLED iPhone X secara khusus sehingga ada cekuk di bagian atasnya, Hotwav menggunakan cat putih. Bila kamu menghapus cat putih di sisi-sisinya, kamu akan menemukan ponsel seperti terlihat sama dengan smartphone lain kebanyakan.

Tentu saja, perusahaan asal Tiongkok ini tak akan mampu meniru sensor TrueDepth buatan Apple. Sebagai gantinya, pada bagian atas ponsel, mereka menanamkan sepasang kamera dengan flash LED.

Dengan begitu, Symbol S3 mempunyai 4 kamera, yaitu kamera 5MP serta 2MP di bagian depan serta kamera 13MP serta kamera 2MP di bagian belakang. agar bisa bagian belakangnya, Hotwonder menggunakan kaca, seperti membuat sidik jari mudah menempel.

Dalam daftar spesifikasi, Symbol S3 disebutkan sudah menggunakan Android 8.0 sebagai sistem operasinya. agar bisa masalah prosesor, kemungkinan, ia menggunakan prosesor MT6739 dari MediaTek seperti cukup baru atau MT6592 seperti jauh lebih lama.

Ponsel ini menggunakan baterai berdaya 2.900 mAh serta tak wew fitur wireless charging. Ia punya memori internal 16GB serta RAM 2GB.

Masih belum diketahui berapa harga dari ponsel ini. Akan tetapi, kemungkinan, kamu akan dapat membeli 7-8 ponsel Symbol S3 agar bisa satu iPhone X.

Kini kita Mampu Bayar Teman via PayPal di Facebook Messenger

Pengguna PayPal kini dapat menerima serta mengirimkan uang pada teman via Facebook Messenger secara langsung.

Tahun lalu, Facebook serta PayPal mengumumkan bahwa mereka telah menjalin kerja sama seperti memungkinkan pengguna Facebook di Amerika Serikat unuk berbelanja online menggunakan chat bot di Messenger serta melakukan transaksi di dalam Messenger menggunakan PayPal.

Kini kita Mampu Bayar Teman via PayPal di Facebook Messenger

Selain itu, TechCrunch melaporkan, pelanggan juga dapat memilih agar bisa menghubungkan akun PayPal mereka dengan Messenger. Tujuannya adalah agar mereka bisa menerima notifikasi serta bon ketika mereka melakukan pembayaran via Messenger.

Baca juga : berita teknologi lainnya

Sasepertinya, metode pengiriman uang antar teman via Messenger ini hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna di Amerika Serikat.

PayPal berujar, saat ini, telah ada lebih dari 2,5 juta orang seperti menghubungkan akun PayPal mereka dengan Messenger. Angka ini diperkirakan akan terus naik setelah muncul fitur seperti memungkinkan para pengguna PayPal agar bisa mengirimkan uang secara langsung pada teman mereka melalui Messenger.

Satu hal seperti harus diingat, metode ini berbeda dari fitur pembayaran seperti telah ada di Messenger selama 2 tahun belakangan.

Pada awalnya, fitur itu terlihat sama dengan usaha Facebook agar bisa masuk ke bisnis layanan pembayaran sama dengan PayPal. Akan tetapi, Facebook berkeras bahwa mereka tak berusaha agar bisa membuat bisnis pembayaran mereka sendiri.

Bila dibandingkan dengan aplikasi PayPal, melakukan pembayaran via aplikasi Messenger ini memang lebih mudah. Kemungkinan, fitur ini akan banyak digunakan oleh grup jual beli.

Ini bukan pertama kalinya PayPal bekerja sama dengan layanan pengirim pesan. Sebelum ini, layanan mereka telah tersedia di iMessage milik Apple serta dapat diluncurkan melalui Siri.

Ada Aplikasi Android Menyamar Jadi Malware

Pengguna perangkat Android diharapkan lebih hati-hati ketika mengunduh aplikasi meskipun berasal dari Google Play Store.

Perusahaan software keamanan Symantec kemarin (18/10/2017) menyebutkan bahwa ada aplikasi yang terindikasi bisa membuat perangkat dikendalikan orang lain.

Perangkat yang mengunduh aplikasi berbahaya tersebut akan memasukkan perangkat tersebut sebagai botnet, yakni perangkat atau sistem yang bisa dikendalikan oleh orang tidak bertanggung jawab dari jarak jauh.

Parahnya lagi, perangkat Anda bisa dikendalikan untuk menyerang perangkat atau sistem lain termasuk mencuri data pribadi Anda sendiri.

Dikutip dari Ars Technica, berdasarkan laporan yang ditulisan oleh salah satu ahli keamanan Symantec di blog perusahaan tersebut disebutkan ada 8 aplikasi yang terbukti merupakan malware dan bisa mengubah perangkat penggunanya menjadi botnet.

Kabar buruknya, sebelum laporan tersebut diterima dan dihapus oleh Google dari daftar aplikasi di Play Store ternyata 8 aplikasi berbahaya tersebut sudah diunduh oleh 600 ribu hingga 2,6 juta perangkat. Pihak Symantec melihat bahwa botnet tersebut menjadikan Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, Brazil, dan Jerman sebagai targetnya.

Pihak Symantec menyebutkan salah satu aplikasi berbahaya yang bernama Assassins skin for Minecraft. Aplikasi ini ditujukan untuk pemain game Minecraft untuk mengubah tamplan karakter mereka dengan mudah. Game Minecraft sendiri bisa dimainkan di berbagai macam platform atau konsol.

Berdasarkan data IGN, pada bulan Februari, lalu jumlah pemain aktif bulanan Minecraft sudah mencapai 55 juta. Kemudian pada pantauan di Google Play Store game tersebut sudah diunduh sebanyak 10 juta kali. Asumsikan saja bahwa jumlah pemain Minecraft di perangkat Android terancam perangkatnya terinfeksi menjadi botnet.

Pihak Symantec menyebutkan Google telah diberitahu dan menghapus 8 aplikasi tersebut. Diketahui bahwa pengendali dari malware botnet tersebut tidak hanya menggunakan satu nama developer sebagai samaran.

Bagi Google, tentu saja ini pelajaran berharga, sebab aplikasi yang sudah ada di layanan mereka ternyata juga belum tentu aman. Pengguna Android tetap harus selektif ketika mngunduh aplikasi dari layanan resmi sekalipun seperti Google Play Store.

Pada beberapa kesempatan ppihak Google mengklaim bahwa mereka merupakan distribution platform terbesar di dunia ketimbang milik sistem operasi lainnya seperti App Store milik iOS.

Ada lebih dari 1 juta aplikasi yang tersedia, Google menyebutkan bahwa jumlah pengguna sistem operasi Android sendiri sudah mencapai 2 miliar perangkat.

Baterai 4.000 mAh Huawei Mate 10 dan 10 Pro Terisi dalam 20 Menit

Smartphone high-end terbaru Huawei, Mate 10 dan Mate 10 Pro, dibekali dengan fitur menarik dan serupa, mengingat merupakan perangkat dari seri yang sama. Salah satu perangkat unggulan Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro adalah daya tahan baterai.

Kedua perangkat tersebut dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh yang diklaim mampu bertahan selama dua hari, dan dilengkapi dengan fitur SuperCharge. Huawei menyebut teknologi fast-charging tersebut dapat menyuguhkan waktu penggunaan selama satu hari dengan pengisian daya selama 20 menit.

Huawei dilaporkan Phone Arena sangat membanggakan teknologi SuperCharge miliknya tersebut, dan mengumumkannya sebagai sistem charge pertama di dunia yang memiliki sertifikasi keamanan dari TÜV Rheinland, perusahaan kenamaan asal Jerman yang menyediakan layanan sertifikasi produk.

Baterai berteknologi Super-Charge pada Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro telah melalui berbagai pengujian untuk dapat memperoleh sertifikasi dari TÜV Rheinland. Pengujian tersebut termasuk siklus pengisian daya sebanyak ratusan kali, pengujian jatuh dari berbagai ketinggian serta suhu ekstrim.

Port dan kabel juga melalui pengujian hingga siklus pemasangan dan pelepasan sebanyak 10 ribu kali Setelah permasalahan yang dialami Samsung terkait baterai Galaxy Note 7 pada tahun lalu, produsen smartphone lebih berhati-hati terkait keamanan baterai.

Sebelumnya, Huawei telah mulai menyebarkan undangan peluncuran perangkat barunya yang akan dihelat pada 5 Desember mendatang di London, Inggris. Undangan tersebut diperkirakan sebagai undangan untuk peluncuran Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro.