FleetSight Menjadi Bentuk Nyata Telkomsel di IoT

Internet of Things (IoT) menjadi salah satu ranah yang mulai menunjukan geliatnya di berbagai negara, tidak terkecuali Indonesia. Masih dalam tahap awal, ranah ini dinilai Telkomsel sebagai ranah potensial, hingga memutuskan untuk menghadirkan solusi FleetSight.

FleetSight Menjadi Bentuk Nyata Telkomsel di IoT

“IoT di Indonesia masih di tahap awal. Tapi jumlah kendaraan sebesar 40 persen kita lihat sebagai peluang, meski penetrasi di Indonesia masih rendah. Fokus kita di bidang ini bentuknya connective car dan fleet management, smart cities atau goverment, dan sebagainya,” ujar Vice President IoT Telkomsel Marina Kacaribu.

Perempuan yang akrab disapa Marina ini juga menyebut ekosistem IoT tergolong besar dan tidak hanya didukung oleh pelaku dari industri telekomunikasi. Sehingga, untuk mendorong perkembangan di ranah ini juga dibutuhkan oleh pelaku industri terkait lain seperti TIK dan lainnya.

Melalui solusi fleet management yang dihadirkannya, baru pada kendaraan, Telkomsel berupaya menghadirkan solusi end-to-end. Sementara pada ranah penerapan IoT lain, Telkomsel menghadirkan solusi berdasarkan kasus yang terjadi.

Selain itu, tidak hanya terhenti hingga kehadirannya di pasar, Telkomsel berencana untuk terus mengembangkan teknologi IoT terutama pada layanan FleetSight. Salah satu fitur yang direncanakan akan hadir pada layanan tersebut termasuk ketersediaan platform yang memungkinkan pengemudi melakukan laporan secara langsung kepada operator FleetSight.

Marina juga menyebut tidak menutup kemungkinan di masa mendatang akan menghadirkan layanan Telkomsel tersebut pada kendaraan versi lama untuk konsumen.

Meskipun demikian, saat ini, tren fleet management dilihat Telkomsel masih menyasar kendaraan yang digunakan untuk kepentingan komersial, dan Telkomsel mengaku masih akan terfokus ke layanan fleet untuk segmen bisnis.

Apple iPhone X Sudah Masuk 70 Negara

Dengan tambahan 13 negara baru yang telah memasarkan Apple iPhone X, kini model perayaan iPhone kesepuluh tersebut telah tersedia di lebih dari 70 negara di seluruh dunia.

Pada 13 negara baru yang ditambahkan tersebut, sebagian besar dari mereka memasarkan iPhone X melalui reseller dan operator seluler resmi. Di dua negara, iPhone X juga dipasarkan melalui toko fisik resmi milik Apple, yaitu Apple Store.

Apple baru-baru ini menambahkan Israel ke dalam daftar negara pemasaran iPhone X, melengkapi 13 pasar baru untuk iPhone X yaitu, Albania, Bosnia, Kamboja, Kosovo, Macau, Macedonia, Malaysia, Montenegro, Serbia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand, dan Turki.

Waktu pendistribusian iPhone X pada negara-negara tersebut berkisar antara satu hingga tiga hari kerja. Sementara itu, di Amerika Serikat dan Eropa, Apple mampu mempercepat waktu pengiriman hingga dua minggu, meski saat sibuk, dapat selama lima hingga tujuh minggu.

Sebelumnya, Apple dilaporkan akan merilis versi terbaru dari iPhone SE yang diluncurkannya pada bulan Maret 2016 lalu, pada semester satu 2018 dan akan dihargai USD450 (Rp6,1 juta). Harga tersebut sama dengan harga iPhone SE ketika pertama kali luncurkan.

Apple juga dikabarkan meluncurkan headset augmented reality pada 2020. Untuk merealisasikan rencana mereka tersebut, Apple mengakuisisi startup asal Montreal, Kanada, bernama Vrvana, yang juga merupakan pembuat headset Totem.

Sementara itu, Apple dilaporkan menunda peluncuran speaker cerdas karyanya, HomePod, hingga tahun 2018 mendatang. Apple menyebut penundaan tersebut karena salah satu raksasa teknologi dunia ini membutuhkan lebih banyak waktu dalam pengembangan HomePod.

Saat Ini Samsung Galaxy J7+, Termahal Dalam Kelas Menengah

Samsung pertama kali memasang kamera ganda pada Galaxy Note 8. Tak lama kemudian, perusahaan asal Korea Selatan itu membawa kamera ganda pada smartphone kelas menengahnya, Galaxy J7+. Meski memiliki kamera ganda, tentu saja performa keduanya berbeda, mengingat keduanya memang ada di kelas yang berbeda.

Saat Ini Samsung Galaxy J7+, Termahal Dalam Kelas Menengah

Bagaimanakah performa Galaxy J7+?

Desain
Tahun ini, selain kamera ganda, desain bezel-less juga menjadi tren. Tidak melulu smartphone premium yang memiliki desain rangka tipis tersebut, smartphone kelas menengah seperti LG Q6 pun memiliki desain sama. Namun, Samsung tampaknya memutuskan untuk tidak menggunakan Infinity Display miliknya pada Galaxy J7+.

Galaxy J7+ memang memiliki rangka yang cukup tipis pada sisi kanan dan kirinya. Smartphone Samsung yang satu ini masih memiliki bingkai yang cukup tebal di bagian atas dan bawah.

Sama seperti smartphone Samsung lainnya (dengan Galaxy Note 8 dan Galaxy S8 sebagai pengecualian), di bagian bawah, Anda akan menemukan tombol Home berbentuk lonjong yang diapit oleh dua tombol kapasitif.

Tombol Home ini juga berfungsi sebagai sensor sidik jari. Tombol Power terletak di sebelah kanan sementara tombol volume terdapat di sebelah kiri. Meskipun sudah dilengkapi dengan Bixby, Galaxy J7+ tidak memiliki tombol khusus untuk mengaktifkan asisten virtual buatan Samsung itu. Saya tidak mempermasalahkan itu, mengingat saya tidak sering menggunakan Bixby.

Di bagian belakang, Anda akan menemukan kamera ganda yang terpasang secara vertikal dengan flash di bagian bawahnya. Menurut saya, desain ini membuat Galaxy J7+ terlihat simpel dan elegan, berbeda dengan Galaxy note 8 yang bagian belakangnya terkesan “ramai” karena terdapat dua kamera belakang, sensor detak jantung dan sensor sidik jari.

Di bagian bawah ponsel, Anda akan menemukan port charger di bagian tengah. Samsung masih menggunakan port USB Type-A untuk ponselnya yang satu ini. Sementara itu, port audio terdapat di sebelah kanan port charger. Penggemar Samsung beruntung karena sejauh ini, perusahaan asal Korea Selatan itu tampaknya tidak punya rencana untuk mengikuti tren menghilangkan port audio.

Software & UI
Samsung sudah menggunakan Android 7.1 Nougat untuk Galaxy J7+. Dengan begitu, Anda sudah bisa mengaktifkan fitur multitasking. Anda bisa mengatur besar ukuran window masing-masing aplikasi yang terbuka, meski tidak sebebas multitasking pada Galaxy Note 8.

Galaxy J7+ juga sudah dilengkapi dengan Bixby, asisten virtual buatan Samsung. Karena tidak dilengkapi dengan tombol khusus Bixby, Anda bisa mengaksesnya dengan melakukan swipe ke kanan di halaman paling kiri dari Home.

Namun, fitur Bixby di ponsel ini tidak selengkap Bixby yang ada di Galaxy Note 8 atau Galaxy S8. Melalui Bixby, Anda hanya akan bisa berbagai informasi seperti galeri ponsel, cuaca, berita, dan tempat-tempat terdekat.

KFC, dari Ayam Goreng Hingga Tenda Penangkal Sinyal Internet

Restoran cepat saji KFC (Kentucky Fried Chicken) terbilang unik. Beberapa tahun belakang mereka mencoba mengikuti perkembangan teknologi demi memanjakan pelanggannya, tidak hanya menyajikan ayam goreng, tapi juga gadget.

KFC, dari Ayam Goreng Hingga Tenda Penangkal Sinyal Internet

Kini KFC merilis sebuah perangkat berteknologi yang unik. Perangkat tersebut adalah tenda dengan lapisan yang bisa menangkal masuknya sinyal internet ke gadget pengguna di dalam tenda tersebut.

Tenda ini bernama Internet Escape Pod. Ide pembuatan teknologi adalah menyediakan teknologi ini untuk mereka yang ingin duduk bersama menghabiskan waktu tanpa mengecek atau sibuk ponsel masing-masing.

Tenda memiliki ukuran yang bisa menampung sampai 8 orang. Bahannya sendiri terbuat dari material busa yang menggunakan rangka besi dan lembaran stainless steel sehingga bobotnya agak berat. KFC mengklaim bahwa sinyal internet sama sekali tidak bisa tembus.

Jika melihat desainnya memang sedikit menarik perhatian. Pegangan pintunya memiliki bentuk ayam goreng KFC dan di bagian atasnya terdapat sosok ikon sekaligus pendiri KFC Koloner Sanders.

Tenda ini bisa dibeli lewat e-commerce maupun toko online milik KFC, tapi harganya cukup membuat geleng kepala, yaitu USD10.000 atau Rp135 juta. Jika Anda cukup kesal dengan kebiasaan teman-teman Anda yang sibuk dengan gadget masing-masing saat berkumpul, mungkin ini solusi terbaik.

Di Tiongkok, KFC mengembangkan sistem pembayaran pakai pemindai wajah hasil kerja sama dengan penyedia pembayaran digital di negara tersebut. KFC merupakan salah satu restoran cepat saji yang beberapa tahun belakangan menarik perhatian dengan beragam teknologi yang dibuat untuk konsumennya.

Tahun Depan, Ada Ratusan Juta Perangkat Android Berteknologi AR

Apple dikabarkan akan merilis headset Augmented Reality (AR) di tahun 2020. Google bergerak lebih cepat dalam mempopulerkan teknologi tersebut.

Seperti yang diketahui, Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) tahun ini menjadi salah satu inovasi teknologi yang gencar dikembangkan, meskipun belum populer karena harganya yang mahal. Google berjanji tahun depan mereka akan membuat teknologi AR lebih membumi, dilaporkan CNBC.

Seperti diketahui, teknologi AR dianggap lebih canggih dari VR karena teknologi tersebut menyatukan dunia nyata serta dunia digital. Jika teknologi tersebut semakin membumi, maka kesempatan bisnis atau memonetisasi dari teknologi tersebut semakin terbuka lebar.

“Tahun depan akan ada ratusan juta perangkat smartphone yang sudah mendukung teknologi AR. Saat ini kami sedang dalam tahap mendorong dan membantu para developer mengembangkan ekosistem serta teknologi AR tersebut,” tutur Google Vice President of Business and Operations Virtual Reality, Amit Singh.

Singh menuturkan pihak Google sejauh ini sudah berinvestasi cukup besar dalam memfasilitasi pengembangan AR untuk bisa dipergunakan di perangkat Android. Salah satunya adalah dengan merilis ARCore, sebuah layanan pengembangan AR untuk developer Android.

Pihak Google menjajikan hingga akhir tahun ini setidaknya ada 100 perangkat yang Android yang sudah mendukung fitur AR. Ketika layanan ARCore dirilis pada Agustus lalu layanan tersebut sudah bisa dipergunakan untuk pengembangan di perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy S8.

Menurut Singh, Google tidak mau hanya perangkat high-end yang bisa merasakan fitur tersebut. Sudah menjadi ciri khas Google mempopulerkan akses sebuah teknologi, sehingga dia ingin fitur AR juga bisa ditemukan di smartphone kelas menengah dan entry-level, setidaknya dalam dua tahun ke depan.

Inilah Ponsel 4 Kamera, Huawei Nova 2i

Huawei meluncurkan Nova 2i, smartphone yang diklaim menjadi smartphone pertama dengan 4 kamera.

Nova 2i memiliki layar yang cukup besar, yaitu 5,9 inci. Untuk membuat agar bodinya tidak menjadi terlalu besar, Huawei menerapkan desain bezel-less atau rangka tipis pada smartphone buatannya yang satu ini.

“Kami memahami apa yang penting bagi konsumen sekarang ini, dan hal tersebut mendorong kami menciptakan perangkat smartphone yang dipenuhi dengan fitur yang bermanfaat,” kata Country Manager, Huawei Devices Indonesia, Johnson Ma.

Untuk meluncurkan Nova 2i, Huawei bekerja sama dengan GND Imperium Perkasa. Dalam acara peluncuran di Grand Mercure Kemayoran, Product Manager GND Imperium Perkasa, Masagus Robin menjelaskan bahwa Nova 2i memiliki rasio layar 18:9, sama seperti smartphone unggulan LG, G6.

“Layar besar pada Nova 2i tidak hanya untuk melihat, tapi juga untuk multitasking,” kata Masagus. “Dengan layar 5,9 inci, Anda bisa lebih leluasa melihat konten dibandingkan dengan smartphone berlayar 5,5 inci.”

Dengan dua kamera di bagian depan, Nova 2i bisa digunakan untuk mengambil selfie dengan efek Bokeh atau bagian latar belakang yang mengabur. Sementara itu, Huawei juga melengkapi kamera belakangnya dengan dua lensa. Masagus menjelaskan, foto dengan efek Bokeh yang diambil dengan satu kamera tidak akan sebagus foto yang dihasilkan oleh dua kamera.

Masagus menjelaskan, dua kamera pada Nova 2i tidak hanya berfungsi untuk mengambil efek Bokeh. “Pengguna juga bisa ubah titik fokus,” katanya. Huawei juga melengkapi Nova 2i dengan Selfie Toning Light yang dijelaskan dapat mendeteksi keadaan untuk memberikan pencahayaan terbaik untuk selfie.

Untuk masalah spesifikasi, Nova 2i menggunakan prosesor buatan Huawei sendiri, yaitu Kirin 659. Smartphone ini sudah memiliki RAM 4GB yang dipadankan dengan memori internal 64GB. Huawei sudah menggunakan Android 7.0 Nougat untuk smartphone buatannya yang satu ini, dilapisi dengan EMUI 5.1.

Nova 2i tersedia dalam dua warna yaitu hitam dan emas. Smartphone ini sudah bisa mulai dipesan sejak hari ini sampai 10 November mendatang di Shopee. Untuk harga, Nova 2i dibanderol Rp3.999.000.

Kini Samsung Jual 23 Ribu Unit Galaxy Note 8 Setiap Harinya

Galaxy Note 8 telah tersedia di pasar Korea Selatan selama satu bulan, dan dilaporkan telah terjual sebanyak lebih dari satu juta unit hingga saat laporan tersebut dirilis.

Kini Samsung Jual 23 Ribu Unit Galaxy Note 8 Setiap Harinya

Samsung Galaxy Note 8 telah terjual sebanyak sekitar 23.000 unit setiap harinya di negara asal salah perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut. Hal ini membuat Galaxy Note 8 sebagai perangkat paling populer di Korea Selatan saat ini, dan mengindikasikan momentum yang kuat.

Di Korea Selatan, Galaxy Note 8 dipasarkan seharga satu juta KRW, atau sekitar USD979 (Rp13,2 juta). Selain warna Midnight Black, Orchid Gray, dan Deep Sea Blue, varian dengan kapasitas ruang penyimpanan 64GB berwarna Maple Gold akan meluncur di Korea Selatan.

Dengan langkah ini, Samsung berharap dapat menyaingi kehadiran iPhone 8 dan iPhone 8 Plus pada pasar lokal. Hal ini berpotensi memperlambat penjualan Galaxy Note 8, sebab Apple juga ingin mengganggu dominasi Samsung di Korea Selatan.

Samsung juga memutuskan untuk menghadirkan aplikasi ini pada seluruh ponsel Android 6.0 Marshmallow dan selanjutnya, setelah sebelumnya hanya dapat dimanfaatkan oleh smartphone karya Samsung, seperti pada lini Galaxy, serta Nexus dan Pixel.

Dikutip dari Forbes, desain smartphone yang diberi nama Samsung Galaxy X tersebut telah diajukkan ke pihak perlindungan hak cipta dan paten di negara asalnya, Korean Intellectual Property Office. Meskipun desain ini belum tentu menggambarkan desain utuh dari smartphone tersebut, setidaknya ini sudah menjadi data yang valid.

Xiaomi Siapkan Ponsel Selfie?

Xiaomi tampaknya akan meluncurkan satu seri baru di India. Kabar ini muncul dari unsertagan media seperti Xiaomi berikan. Smartphone baru dari Xiaomi ini diperkirakan rilis di India pada 2 November mendatang.

Xiaomi Siapkan Ponsel Selfie?

Menurut TechRadar, dari unsertagan seperti diberikan oleh Xiaomi, tampaknya perusahaan asal Tiongkok itu akan meluncurkan smartphone seperti mengkhususkan diri pada fitur selfie. Sasepertinya, belum ada informasi lain terkait smartphone seperti akan Xiaomi luncurkan itu.

Pada unsertagan media seperti Xiaomi kirimkan, terbisa ikon petir, sama sama dengan seperti muncul pada peluncuran MIUI 9. Rumor seperti beredar menyebut, Xiaomi mungkin akan meluncurkan MIUI 9 seperti disesuaikan khusus agar bisa pengguna India.

tak heran jika Xiaomi melakukan hal ini, mengingat India kini telah menjadi pasar smartphone terbesar kedua setelah Tiongkok. Berdasarkan cuitan dari akun resmi Xiaomi di India, mereka tak hanya meluncurkan MIUI.

Selain itu, dalam forum resminya, Xiaomi juga mengumumkan bahwa jajaran baru ini akan “dilengkapi dengan sesuatu seperti telah Anda tunggu-tunggu.” Apa seperti Xiaomi maksudkan saat ini masih menjadi rahasia. Saat ini, belum ada smartphone baru seperti Xiaomi luncurkan di Tiongkok. Ada kemungkinan, Xiaomi akan meluncurkan jajaran smartphone seperti sama sekali baru di India serta bukannya Tiongkok, sama sama dengan Mi A1.

Managing Director, Xiaomi India serta Global Vice President of Xiaomi, Manu Kumar Jain juga telah membuat cuitan bahwa “smartphone selfie terbaik” akan diluncurkan sebentar lagi.

Mendekati Pemesanan, Toko Online Apple Penuh Gambar iPhone X

Kian mendekati tanggal dimulainya program pre-order iPhone X, Apple menampilkan sejumlah gambar smartphone unggulan terbarunya terujar di situs toko online miliknya. Apple dilaporkan hanya menyediakan sebanyak 2 juta unit di tanggal peluncurannya pada 3 November mendatang.

Mendekati Pemesanan, Toko Online Apple Penuh Gambar iPhone X

Phone Arena melaporkan, program pre-order terujar akan dimulai pukul 3 pagi waktu Timur Amerika Serikat (EDT), hari Jumat, 27 Oktober besok. Dalam mempersiapkan acara ini, Apple telah memperbaiki toko online miliknya dengan menambahkan halaman seperti didedikasikan agar bisa iPhone X pertama dengan dukungan layar OLED.

iPhone X dengan versi ruang penyimpanan berkapasitas 64GB bisa dipesai seharga USD999 (Rp13,5 juta) pada hari Jumat mendatang, sementara varian berkapasitas 256GB akan ditawarkan seharga USD1.149 (Rp15,5 juta). Pemilik perangkat iOS mdel lama bisa memanfaatkan aplikasi Apple Store sebagai cara terbaik agar bisa memesan satu unit iPhone X.

Selain itu tidak hanya agar bisa pemilik perangkat iOS mdel lama, situs toko online, baik Apple maupun Best Buy serta operator seluler dinilai sebagai cara terbaik agar bisa memesan iPhone X. Sementara itu, Apple dilaporkan lebih menginginkan konsumen agar bisa membeli perangkat secara langsung di Apple Store pada tanggal 3 November mendatang, ketimbang memesan secara online,.

Pada tanggal terujar, seluruh Apple Store di seluruh dunia akan dibuka pada pukul 8 pagi waktu setempat, agar bisa mengakomodasi konsumen seperti ingin mencoba iPhone X sebelum memutuskan agar bisa membeli ponsel unggulan Apple terujar.

Sebelumnya, Apple mengonfirmasi telah mengakuisisi perusahaan pengembang teknologi pengisian daya nirkabel bernama PowerbyProxi, meski masih merahasiakan nilai transaksi seperti dikeluarkannya agar bisa memperoleh perusahaan seperti didirikan sejak tahun 2007 terujar.

Sementara itu, meski telah bekerja sama soal pasokan layar OLED, perseteruan Samsung serta Apple belum berakhir. Samsung kembali menggugat Apple terkait hak paten, yaitu soal desain sudut membulat pada smartphone. Tuntutan ini dilakukan oleh Samsung sebagai dampak dari kerugian hak paten seperti mereka terima hingga USD400 juta.

Go Online, Siapapun Bisa Akses Tesis Stpehen Hawking Soal Alam Semesta

Siapapun yang penasaran dengan teori tatanan alam semesta terbentuk karya seorang jenius Stephen Hawking kini bisadengan mudah membacanya secara online.

Dilaporkan oleh Mashable, tesis Stephen Hawking yang dibuat 50 tahun lalu dan tersimpan di University of Cambridge sudah bisa diakses oleh siapapun. Karya imiah Hawking sudah dimasukkan ke dalam sistem perpustakaan digital milik kampus tersebut.

Go Online, Siapapun Bisa Akses Tesis Stpehen Hawking Soal Alam Semesta

“Harapan saya, orang-orang bisa terinspirasi dari karya saya. Mereka tidak lagi memandangi kaki saja tetapi juga melihat ke atas, membayangkan posisi manusia di alam semesta dan meneliti lebih jauh lagi,” ungkap Hawking lewat sebuah pernyataan yang dibagikan.

Pihak kampus menyebutkan, karya Hawking yang dihasilkan pada tahun 1996 telah menarik banyak minat orang untuk mengaksesnya. Ada lebih dari 100 permintaan untuk mengakses karya fenomenal tersebut setiap bulannya. Bahkan beberapa bulan lalu ada lebih dari 100 permintaan untuk bisa mengunduh karya Hawking secara online.

Hawking sendiri akhirnya menyetujui untuk merilis karyanya dan bisa diakses secara online oleh siapapun tanpa terkecuali. Dia ingin agar para mahasiswanya juga melakukan hal yang sama, membagikan ilmunya termasuk para rekan-rekan seniornya, sebab kampus tersebut tercatat mewadahi 98 orang penerima penghargaan Nobel.

Perpustakaan University of Cambridge sendiri memang menyimpan banyak hasil karya jenius sepanjang masa, sebut saja karya-karya Isaac Newton dan Charles Darwin yang kini sudah bisa diakses secara online bagi siapapun.

“Siapapun dan kapanpun di dunia ini harus bisa mendapatkan akses gratis untuk karya-karya ilmiah terbaik selain milik saya. Tujuannya agar semua orang terinspirasi. Perlu diingat bahwa untuk menghasilkan karya-karya seperti itu dibutuhkan cara berpikir manusia di atas rata-rata,” ungkap Hawking.

Dia mengingatkan bahwa setiap generasi manusia yang ada saat ini bertumpu pada bahu generasi sebelumnya yang telah tiada. Hawking pun mengaku bangga ketika mengetahui bahwa ada banyak orang yang berminat untuk mengakses dan mengunduh karya terbaiknya.